CONNECT WITH US!

Booming Pertanian Tanpa Racun Landa Saudi

Reporter : Syahid Latif | Senin, 22 September 2014 16:00
Ilustrasi
Pada 2000, pertanian tanpa racun di Saudi baru berjumlah 10 buah. Kini sudah melonjak menjadi 112 buah.

Dream - Booming pertanian tanpa racun atau akrab disebut organik tengah melanda Arab Saudi. Salah satu ruang pamer bahkan secara khusus disediakan dalam pameran dagang di bidang pertanian, pengairan dan industri agrobisnis, Saudi Agriculture 2014.

Booth pertanian organik ini merupakan kerjasama dengan German GIZ International Services yang menciptakan proyek Organic Farming Project dan Asosiasi Pertanian Organik Saudi (Saudi Organic Farming Association/SOFA).

Menurut general manager Departemen Pertanian Organik serta pengawas umum Proyek Pertanian Organik, Ayman Al-Ghamdi, pertanian organik di Saudi saat ini memang tengah mengalami booming.

" Saat ini, ada lebih dari 112 pertanian organik bersertifikat, sesuai dengan standar pertanian organik Saudi." Ayman seperti dikutip Dream dari laman english.alarabiya.net, Senin, 12 September 2014.

Menilik empat belas tahun silam, pertanian organik bersertifikat di Saudi hanya berjumlah 10 buah. Kesadaran masyarakat mengenai produk organik pada waktu itu memang sangat lemah. Sedikit sekali perusahaan pertanian dan petani yang mau menanam tanaman secara organik.

Tak patah semangat, Departemen Pertanian pada 2005 mulai melirik kegiatan pertanian organik dan menghubungi GIZ International Services untuk mengembangkan sektor organik di negara ini. Pada 2014, jumlah petani organik mencapai 112, luas lahan organik adalah 33,709 hektar dan luas lahan yang akan dikonversi menjadi lahan organik mencapai 2.889 ha.

Kesadaran dan pengetahuan tentang produk organik perlahan tapi pasti telah meningkat selama beberapa tahun terakhir.

Peningkatan kesadaran pertanian tanpa racun ini tak terlepas dari naiknya permintaan penduduk Saudi pada produk organik, terutama produk segar. Saat ini, konsumen dapat membeli produk-produk organik tidak hanya di pasar lokal dan toko pertanian organik khusus, tetapi juga di hipermarket.

Dalam waktu yang relatif singkat Arab Saudi berhasil mengembangkan pertanian organik. " Semua prosedur dan peraturan perundang-undangan di samping administrasi, pemantauan, pengawasan, dan penelitian telah dirumuskan," kata Ayman.

Baru-baru ini, sebuah UU Pertanian Organik telah disetujui oleh Dewan Menteri, yang selanjutnya akan meningkatkan gerakan pertanian organik di Arab Saudi.

Pengakuan Bastian Steel Soal 'Ditembak' Chelsea Islan