Dream - Kabar mengejutkan datang dari maskapai Malaysia, Malaysia Airlines. CEO Malaysian Airlines, Christopher Mueller, memutuskan hengkang dari maskapai pelat merah negeri jiran itu.
Tanpa menjelaskan detail pengunduran, Mueller mundur karena alasan personal.
Dilansir CNN Money, Rabu 20 April 2016, Mueller baru bekerja selama setengah tahun di maskapai itu. Dia sedianya bekerja hingga 2018 saat memulai kontraknya pada Mei 2015. Namun dengan pengunduran diri ini, Mueller resmi mundur pada September 2016.
Mueller ditunjuk sebagai orang nomor satu Malaysia Airlines karena berhasil merestrukturisasi maskapai Aer Lingus. Pria ini punya target yang ambisius terhadap Malaysian Airlines. Sejumlah langkah pun dilakukan Mueller.
Dia merestrukturisasi utang Malaysian Airlines ini, memangkas rute yang tidak menguntungkan, mendepak ribuan karyawan, dan membawa sejumlah manajer baru. Targetnya, tahun 2018, maskapai ini bisa meraup untung.
Namun dengan pengunduran diri ini, semua itu tentunya tak tuntas dijalankannya.
Sekadar informasi, Malaysia Airlines kini tengah berada di kondisi yang sulit. Mereka sudah tertatih-tatih memangkas biaya dan berkompetisi dengan pesaing sebelum ada konsep penerbangan murah yang dibawa oleh Air Asia.
Usai kecelakaan besar dua pesawat, MH 370 dan MH 17, Malaysia Airlines semakin terpuruk. Penerbangan ini terdepak dari bursa dan kini sahamnya dipegang oleh BUMN-nya Malaysia, Khazanah Nasional.
Advertisement
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres

Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri