Ilustrasi ATM (Shutterstock)
Dream - Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, mengatakan, hilangnya dana nasabah BRI Ngadiluwih, Purwokerto, dan Kras, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, bukan karena skimming.
Meski begitu, Setyo belum dapat memberikan kepastian terkait penyebab hilangnya uang nasabah tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman.
" Di sana (BRI Kediri) itu bukan skimming. Dugaannya ada beberapa nasabah yang tiba-tiba dananya hilang, nah ini yang perlu pendalaman," ujar Setyo, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 20 Maret 2018.
Menurut Setyo, penangkapan tersangka kasus skimming beberapa waktu lalu tidak ada kaitannya dengan kasus hilangnya dana nasabah BRI di Kediri. " Kan Kapolda Jatim sudah menyatakan tidak ada kaitannya dengan kasus skimming di Jakarta," ucap dia.
Hingga saat ini polisi belum dapat memastikan modus di balik hilangnya dana nasabah BRI di tiga cabang di Kediri tersebut. Dugaan sementara, ada keterlibatan orang dalam.
" Ini kemungkinan ada oknum di bank terlibat. Saya masih mengatakan kemungkinan karena ini masih pendalaman," tutur Setyo.
Skimming merupakan modus kejahatan perbankan dengan menyadap data keuangan nasabah. Pelaku biasanya menggunakan data ATM yang sudah digandakan untuk mengeruk uang milik nasabah bank.
Sumber: Liputan6.com/Nafiysul Qodar
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global