Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Ilustrasi
Dream - Bos AirAsia, Tony Fernandes kembali berkicau. Di tengah tanda tanya keberadaan kotak hitam, Tony justru yakin alat pendatat rekaman penerbangan AirAsia telah ditemukan.
" Kami dituntun untuk percayaa blackbox kemungkinan telah ditemukan," kata Tony dalam akun Twitternya, seperti dikutip Dream, Minggu, 11 Januari 2015.
Menurut Tony, informasi penemuan kotak hitam ini memang masih belum terkonfirmasi. " Namun kami mendapatkan info yang cukup kuat," katanya.
Meski berharap kotak hitam segera ditemukan, Tony menegaskan perhatian utamanya adalah ditemukannya badan pesawat AirAsia QZ8501.
Tak lupa, pengusaha yang memulai bisnis dengan dua armada pesawat ini mengajak masyarakat berdoa akan ada perkembangan berarti dalam upaya pencarian hari ini.
Doa khusus dipajatkan Tony agar badan utama pesawat dapat segera ditemukan.
" Penting bagi kami untuk segera menemukan seluruh penumpang. Terima kasih kepada Basarnas dan seluruh pihak," ujarnya.
Sementara itu, Basarnas memastikan tiga kapan pencari AirAsia QZ8501 telah menangkap sinyal dari kotak hitam pesawat nahas tersebut. Posisi blackbox diduga berada 1-4 kilometer dari penemua ekor pesawat yang sudah diangkat ke permukaan.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
