Ilustrasi
Dream - Geliat laju penguatan indeks bursa saham Indonesia mulai sedikit terganggu. Meski dibuka dengan penguatan tipis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai merespon sentimen-sentimen negatif yang datang dari kawasan regional dan global.
Tersendatnya laju penguatan indeks juga dipicu aksi jual pemodal asing yang mencatatkan nilai Rp 15 miliar.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 9 September 2014, IHSG dibuka menguat tipis 2,5 poin (0,05%) ke level 5.249,08. Meski tersendat, indeks masih terus melanjutkan penguatannya di sesi pembukaan dengan menguat 3,8 poin (0,07%).
Kenaikan tipis IHSG kali ini ditopang oleh kenaikan harga saham dari 81 emiten sementara 32 lainnya masih bergerak di zona merah. Sebanyak 133,89 juta telah ditransaksikan pelaku pasar dengan nilai mencapai Rp 162,1 miliar.
Minimnya sokongan sentimen positif pasar terbukti membawa IHSG merosot ke zona merah. Hingga 30 menit waktu perdagangan, IHSG telah melemah 0,18% ke level 5.236,83.
Kondisi serupa dialami Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang dibuka menguat 172,24. Indeks ISSI saat ini telah terpangkas 0,63 poin (0,36%) ke level 171,49.
Sebanyak 45 emiten syariah bergerak di zona hijau sementara 91 lainnya menyeret indeks ISSI ke zona merah. Transaksi perdagangan saham melibatkan 5,84 miliar efek syariah dengan nilai Rp 611,08 miliar.
Nasib kurang baik juga dialami emiten bluechips syariah yang bergerak melemah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) yang dibuka menguat ke level 708,38, kini telah terkoreksi 3,08 poin (0,43%) ke level 704,89.
Indeks JII didominasi oleh saham-saham bluechips yang bergerak melemah sebanyak 20 emiten. Tercatat hanya 6 emiten bluechips yang masih sanggup bertahan di zona hijau.
" Dengan kondisi bursa regional yang pagi ini relatif flat setelah indeks Dow Jones Industrial semalam terkoreksi tipis 25,94 poin (0,15%) sehingga ditutup pada level 17.111,42, pergerakan IHSG pada hari ini diperkirakan hanya akan bergerak bervariasi pada kisaran yang cukup lebar," kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo.
Menurut Satrio, gap di kisaran 5224 - 5241 akan menjadi suport untuk pergerakan hari ini, sedangkan resisten di level 5262 akan menjadi resisten. " Hanya penutupan dibawah 5224 yang akan menjadi signal negatif untuk pergerakan IHSG selanjutnya," katanya.
Advertisement


Berapa Lama Waktu Pakai Sepatu Lari? Kenali Tanda-Tanda Waktunya Ganti

Masalah Kesehatan Apa Saja yang Bisa Dikenali Dokter dengan Menggunakan Stetoskop?

Kulit Berminyak di Cuaca Lembap: 5 Cara Mudah Kendalikan Minyak Berlebih dan Cegah Jerawat

5 Tips Berbasis Sains untuk Menambah Usia Panjang, Tanpa Perlu Keluar Uang

Apakah Dulu Wilayah Indonesia Purba Juga Dihuni oleh Dinosaurus?

Kulit Berminyak di Cuaca Lembap: 5 Cara Mudah Kendalikan Minyak Berlebih dan Cegah Jerawat