Dream - International Finance Corporation (IFC), lembaga pemberi pinjaman yang tergabung dalam Kelompok Bank Dunia, sepakat menginvestasikan US$ 75 juta atau sekitar Rp 1 triliun kepada Bank Danamon Indonesia untuk mengembangkan pembiayaan syariah bank di sektor perdagangan (Islamic Trade Financing).
Bank Danamon mayoritas dimiliki Temasek Holdings (Private) Limited melalui afiliasinya Fullerton Financial Holdings Ltd (67,37%) dengan JPMB Franklin Templeton Investment Funds 6,81% dan 25,82% saham publik.
Seperti dikutip dari Deal Street Asia, Selasa, 9 Februari 2016, IFC mengusulkan berinvestasi hingga US$ 75 juta sebagai instrumen pembiayaan syariah perdagangan. Total fasilitas yang diberikan mencapai US$ 150 juta.
Dengan investasi ini, IFC menargetkan peningkatan pembiayaan syariah untuk perdagangan di Indonesia melalui produk-produk keuangan baru dan layanan yang dirancang untuk memperluas jangkauan.
IFC akan membentuk fasilitas pembiayaan perdagangan murabahah untuk menyediakan pembiayaan perdagangan untuk nasabah korporasi bank di sektor agri-komoditas yang syariah. Danamon melakukan operasi perbankan syariah melalui unitnya, Bank Danamon Syariah.
Berdasarkan perjanjian tersebut, IFC akan bermitra dengan Danamon untuk mendukung ekspansi bisnis perbankan syariah, khususnya dalam pembiayaan perdagangan komoditas penting, yang merupakan prioritas pemerintah Indonesia untuk menjamin keberlanjutan pasokan pangan dalam negeri.
IFC juga akan mendukung Program Komoditas Kritis (CCP) Bank yang diperkanalkan pada akhir tahun 2013 untuk mendukung pasokan dan distribusi makanan pokok dan produk pertanian Indonesia.
Tahun lalu, Bank Danamon melalui unit usaha syariahnya menandatangani Syariah Joint Trade Financing di Indonesia dengan International Islamic Trade Finance Corporation, sebuah lembaga keuangan internasional dan anggota dari Islamic Development Bank Group. Kerjasama ini ditargetkan mencapai US$ 1 miliar dalam 5 tahun pertama, dimulai dengan US$ 200 juta pada tahun 2015.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global