Bluechip Syariah Berguguran, ISSI Masih Cukup Perkasa

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 9 Oktober 2017 16:53
Bluechip Syariah Berguguran, ISSI Masih Cukup Perkasa
Pelemahan indeks sektoral tak berpengaruh signifikan terhadap perdagangan hari ini.

Dream – Indeks syariah bergerak tak kompak di penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 9 Oktober 2017. Tekanan jual pada saham-saham keping biru syariah menekan laju indeks Jakarta Islamic Index (JII).

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 0,056 poin (0,03%) ke level 184,881. ISSI mengawali perdagangan dengan menguat di level 184,904 dan berulang kali berada di dua zona. Indeks ISSI sempat bertengger di level tertinggi 185,311 dan terendah 184,635.

Berbeda dengan ISSI yang menguat, indeks berisi 30 emiten unggulan syariah, JII justru terkoreksi 0,579 poin (0,08%) ke level 738,959. Indeks ini bergerak fluktuatif setelah menguat di level 739,651 ketika perdagangan mulai.

Sebanyak 14 emiten bluechips syariah ditutup melemah sementara 11 lainnya masih diburu investor.

Transaksi perdagangan saham syariah di awal pekan ini mengalami kenaikan dari sisi volume namun melemah di sisi nilai. Hingga paska perdagangan 43,39 juta saham beralih pemilik saham dengan nilai transaksi mencapai Rp2, 78 triliun.  

Di awal pekan ini pemodal asing kembali melakukan aksi jual saham. Nett sell asing mencapai Rp171 miliar. 

Investor lebih suka melepas sahamnya di sektor pertanian, properti, infrastruktur, dan keuangan yang melemah masing-masing 0,72 persen, 0,43 persen, 0,24 persen, dan 0,03 persen.

Sementara sektor saham perdagangan bergerak menguat 0,81 persen, manufaktur 0,47, dan barang konsumsi 0,69 persen.

Emiten-emiten bluechip syariah top gainer hari ini adalah UNTR yang harga sahamnya naik Rp600, AKRA Rp150, TPIA Rp150, ICBP Rp50, dan PGAS Rp35.

Sebaliknya, yang menjadi emiten top loser adalah UNVR yang harganya terkoreksi Rp175, SMGR Rp125, PTBA Rp100, PTPP Rp99, dan LPPF Rp50.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS ketika perdagangan berakhir. Kursnya naik 4 poin (0,03%) ke level Rp13.515 per dolar AS. Nilai tukar rupiah ini sempat menyentuh level terbawah di Rp13.539 per dolar AS.(Sah)

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair