Dream - Rupanya budaya K-Pop menarik perhatian Presiden Joko Widodo. Bahkan presiden berharap Indonesia bisa belajar dari budaya populer Korea tersebut untuk mendorong industri kreatif nasional.
“ Industri kreatif yang ingin kita kembangkan adalah fashion, film, sinema, broadcasting atau penyiaran,” ujar Presiden Jokowi saat pernyataan pers bersama Presiden Park Geun-hye di Istana Cheong Wa Dae, Seoul, seperti dikutip dari laman Setkab, Selasa, 17 Mei 2016.
Sebagai bukti keseriusan, rombongan presiden bahkan direncanakan akan mengunjungi pusat kreatif industri di Kompleks Digital Media City, Seoul. Di tempat ini Presiden akan meninjau pusat pembuatan drama Korea dan menonton pertunjukan musik K-Pop.
Selain meninjau pusat industri kreatif di Kompleks Digital Media City, hari ini, Presiden Jokowi dijadwalkan menerima dua penghargaan yaitu gelar warga kehormatan kota Seoul dari Walikota Seoul yang akan mengambil tempat di Seoul Museum History serta penghargaan dari Asia Journalist Association (AJA) di Ajou University.
Sebelumnya, Presiden Jokowi bersama Presiden Park Geun-hye akan berbicara di depan para mantan Presiden dan Perdana Menteri sejumlah negara dalam acara Asian Leadership Conference yang digelar di Hotel Shilla, Seoul.
Advertisement

Penelitian Ungkap Kebiasaan Screen Time Menggunakan Media Sosial Bisa Sebabkan Jerawat pada Remaja

Tak Hanya Indonesia, Ini Negara yang Juga Merayakan 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan

Benarkah Iskandar Zulkarnain dan Alexander the Great adalah Orang yang Sama?

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tetap Berenergi tetapi Tidak Mengganggu Tidur?

Pentingnya Menunjukkan kepada Anak seperti Apa Pekerjaan Orang Tua

Vrindavan di Mulut Netizen, Bharat di Konstitusi: Dua Cara Berbeda Menyebut Negeri India

Apa Sebenarnya Wangi Musk? Mengapa Aroma Ini Tengah Digemari?