Bicara di Washington, Ketua OJK Tawarkan Keuangan Syariah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 10 Oktober 2016 14:14
Bicara di Washington, Ketua OJK Tawarkan Keuangan Syariah
Keuangan ini berpihak kepada pemerataan pendapatan dan berorientasi kegiatan sosial lingkungan.

Dream – Keuangan syariah bisa menjadi salah satu solusi dunia dalam mencapai target Sustainable Development Goals (SDG’s). Hal ini dikatakan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D. Hadad.

“ Prinsip-prinsip khas keuangan syariah yang memihak pada pemerataan pendapatan dan berorientasi pada kegiatan sosial lingkungan, menjadikan pengembangan sistem keuangan syariah menjadi sangat relevan dengan pencapaian target-target SDGs,” kata Muliman saat menjadi pembicara dalam Seminar Keuangan Syariah di Washington, Amerika Serikat, dilansir dalam keterangan yang diterima Dream, Senin 10 Oktober 2016.

Dalam pembangunan berkelanjutan, dia mengatakan keuangan ini tak hanya bisa menjangkau aspek pemberantasan kemiskinan, tetapi juga mencakup peningkatan kesehatan, penyediaan pendidikan yang berkualitas, kesetaraan gender, dan pembangunan infrastruktur.

Keuangan syariah juga bisa menjangkau pertumbuhan ekonomi, antisipasi perubahan iklim, dan penurunan tingkat ketimpangan tingkat pendapatan.

Muliaman mengatakan OJK mendorong perkembangan sektor keuangan syariah, mulai dari sektor perbankan syariah hingga pasar modal syariah. Dikatakan bahwa aset perbankan syariah naik 18,49 persen berkat konversi Bank Aceh, menjadi Rp305,5 triliun, sedangkan aset Industri Keuangan Non Bank (IKNB) syariah naik 23,18 persen menjadi Rp80,1 triliun.

Sementara itu, sukuk Indonesia di lingkup global telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan yang mencapai sekitar 23,3 persen, atau sekitar US$10,15 miliar (Rp131,62 triliun) dari total penerbitan sovereign sukuk internasional. Indonesia juga Negara pertama yang memiliki sukuk retail.

“ Pasar modal syariah juga bisa berperan signifikan dalam membantu pembiayaan proyek-proyek infrastruktur pemerintah, terutama melalui pengembangan pasar sukuk,” kata dia.(Sah)

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting