Petugas Tengah Melayani Penumpang KRL Di Pintu Masuk (Foto: Kci.or.id)
Dream – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyebut pembaharuan sistem tiket elektronik (e-ticketing) sudah selesai. Tapi, kok, masih ada pemisahan mesin pembaca kartu yang terdapat di gerbang (gate) untuk uang elektronik (electronic money/e-money) bank serta Kartu Multi Trip/KMT dan Tiket Harian Berjaminan (THB)?
Seorang pengguna KRL, Nela Kumalasari, mengatakan masih ada pemisahan mesin gate karcis elektronik di Stasiun Gondangdia. Ada beberapa gerbang untuk uang elektronik dan KMT/THB.
“ Iya, nih, gate tap in (dan) tap out (Stasiun) Gondangdia belum pulih sepenuhnya. Pintu selatan, kartu bank cuma gate 1 dan 2. Sisanya, THB dan KMT,” kata Nela di Jakarta, ketika dihubungi Dream, Rabu 25 Juli 2018.
Dia mengatakan pemisahan ini berdampak kepada antrean penumpang yang ingin keluar dari stasiun.

Hal serupa juga dikatakan oleh pengguna KRL lainnya, Sarah Nungky Jayanthi. Sarah mengatakan pemisahan gate juga terdapat di Stasiun Cikini. Dia mengatakan ada pembagian gerbang untuk “ membaca” e-money dan KMT/THB.
“ Dari 8 gate yang dibuka untuk tap out, ada 4 gate untuk KMT(atau THB) dan 4 lagi untuk kartu bank,” kata dia.
Sarah mengatakan di stasiun ini ada yang petugas yang siap siaga untuk mengarahkan penumpang ke gerbang yang sesuai dengan kartu uang elektronik. “ Banyak petugas yang bantu juga, kok,” kata dia.

Suasana serupa juga terjadi di Stasiun Tebet. Menurut pantauan Dream, ada pembagian gerbang untuk KMT/THB dengan kartu bank. Ada seorang petugas berdiri di depan pintu untuk memberikan arahan dengan pengeras suara.
“ Gate kiri untuk kartu bank, gate kanan untuk KMT,” begitu bunyi arahannya.
© Dream
Namun, pemisahan gate tidak berlaku di semua stasiun. Penumpang KRL bernama Agnes Vira Febriana, mengatakan mesin pembaca KMT/THB dengan uang elektronik menyatu.
“ Tadi, nggak ada pemisahan. Petugasnya cuma mengawasi. Terus, penumpang bebas memilih gate mana untuk keluar,” kata Agnes ketika dihubung Dream, ditulis hari ini.

Penumpang lainnya, Mega Kurnia Wijaya, juga menuturkan tak ada pemisahan gerbang tiket elektronik di Stasiun Sudirman. “ Di Sudirman, nggak ada (pemisahan gate),” kata Mega.
© Dream
VP Komunikasi Perusahaan KCI, Eva Chairunisa, mengatakan, pada dasarnya, pembaruan sistem tiket elektronik sudah selesai sejak Senin 23 Juli 2018. Namun, masih ada sedikit kendala di beberapa e-money bank.
“ Semuanya sudah normal dari kemarin. Dari Senin siang sudah normal, tapi ada beberapa kartu bank yang memiliki varian kartu yang beragam, belum bisa terbaca. Jadi, kami arahkan untuk menggunakan THB atau KMT,” kata Eva ketika dihubungi Dream.
Dia mengatakan e-money yang dikeluarkan bank memiliki varian sistem. Ada beberapa yang tak terbaca oleh sistem baru.
“ Ini yang kami koordinasikan dengan pihak bank,” kata dia.
Lantas, bagaimana dengan pemisahan gate?
Eva mengatakan pihaknya sengaja memisahkan mesin pembaca uang elektronik dengan KMT/THB untuk mempermudah pemantauan, misalnya kecepatan membaca kartu dan kemungkinan terjadi kendala.
“ Kami harus menyakinkan sepenuhnyua. Pemisahan ini untuk mempermudah pemantauan. Kalau (gate) dicampur, kalau ada kendala, kasihan yang antre di belakang,” kata dia.
Advertisement