Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Nana Akufo-Addo (africanbusinessmagazine.com)
Dream - Indonesia saat ini memiliki 34 menteri, 8 pejabat setingkat menteri, dan 3 wakil menteri dalam pemerintah Presiden Joko Widodo yang disebut Kabinet Kerja. Mungkin sekilas banyak. Namun coba bandingkan dengan Ghana.
Presiden Ghana, Nana Akufo-Addo, dikecam karena pemerintahannya dinilai terlalu gemuk.
Betapa tidak! pemerintahan di negara yang terletak di Afrika Barat itu kini memiliki 60 menteri dan 50 deputi menteri.

Namun Akufo-Addo berkilah penambahan 4 menteri dan 50 pembantu menteri itu adalah investasi untuk mempercepat pertumbuhan negara Ghana.
Selain itu Akufo-Addo menjamin bahwa para pembantu dalam pemerintahannya itu akan terus bekerja dan bukan untuk berlibur.
Padahal sebelumnya Akufo-Addo bersumpah akan memangkas belanja pemerintah yang dianggap tidak perlu. Namun kenyataannya, dia justru mengangkat 4 menteri dan 50 deputi menteri baru.
Dia menganggap langkah tersebut adalah 'investasi' bagi negara kecil di pantai barat Benua Afrika itu.

Pos-pos kementerian di pemerintahan Akufo-Addo sebelumnya telah diisi oleh 56 orang menteri.
Pemerintahan gemuk yang dijuluki 'Pemerintahan Gajah' oleh pihak oposisi ini merupakan rekor baru bagi Ghana sejak negara itu mengadopsi sistem demokrasi pada tahun 1992.
" Para menteri ini akan terus bekerja dan bukan untuk berlibur," janji Akufo-Addo tentang keputusannya itu.
Namun partai oposisi kurang yakin dengan 'Pemerintahan Gajah' yang digulirkan Akufo-Addo. Haruna Iddrisu, pemimpin partai oposisi National Democratic Congress (NDC) di Parlemen Ghana menilai keputusan tersebut sebagai langkah seorang politikus, bukan
Sumber-sumber di parlemen mengatakan kepada Reuters bahwa para pejabat teras itu akan menerima gaji bulanan sekitar Rp 53,2 juta.
Selain itu, mereka juga akan memperoleh dua mobil dinas, bensin gratis, sebuah rumah, pengawal pribadi, dan biaya kebutuhan rumah tangga.
Akufo-Addo diangkat jadi Presiden Ghana pada bulan Desember lalu dengan harapan bisa memperbaiki berbagai masalah ekonomi dan melawan korupsi di negara Ghana.
(independent.co.uk)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya