Dream - Masyarakat menengah keatas Indonesia pelan-pelan mulai masuk pasar syariah. Dengan jumlah 134 juta orang kaya baru, potensi industri jasa keuangan syariah pun diyakini semakin berkembang.
Direktur Pengawasan Bank Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ahmad Soekro Tratmono menilai fenomena ini tak terlepas dari perilaku masyarakat kelas menengah ke atas yang ingin mencoba produk jasa keuangan baru.
" Industri jasa keuangan syariah di Indonesia punya modal mumpuni," kata Soekro seperti dikutip Dream dari laman Merdeka.com, Kamis, 30 Oktober 2014.
Indonesia memang sudah menyediakan banyak instrumen untuk memberikan masyarakat Indonesia alternatif investasi.
Data OJK memperlihatkan, bisnis keuangan syariah kini dipenuhi 98 perusahaan atau industri keuangan non-bank yang sudah menerapkan prinsip syariah dalam menjalakan bisnisnya.
Total aset dari 48 perusahaan ini ditaksir mencapai Rp 44,5 triliun.
Di pasar modal, masyarakat kelas menengah Indonesia juga disodori 326 saham atau 55,07 persen dari efek saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Selain itu terdapat 33 surat utang syariah senilai Rp 6,9 triliun dan 66 reksadana syariah Rp 9,78 triliun.
Untuk industri perbankan, Indonesia sudah memiliki 12 bank umum syariah, 22 unit usaha syariah (UUS), dan 163 Bank Perkreditan Rakyat Syariah. Bank-bank penyimpan dana masyarakat ini mengelola aset bernilai Rp 250,5 triliun hingga September 2014.
Bank syariah saat ini mengelola tak kurang 13 juta rekening baik berupa simpanan maupun pembiayaan.
Soekro mengakui industri jasa keuangan syariah Indonesia saat ini memang masih menemui kendala yang membuat porsinya jauh lebih kecil dari jasa keuangan konvensional.
Kendala itu diantaranya lemahnya inovasi produk, keterbatasan sumber daya manusia, dan perlindungan konsumen.
" Tapi saya optimistis jasa keuangan syariah akan terus berkembang," ucap Soekro.
Advertisement

Tak Lagi Diplonco, Ini yang Sebenarnya Dipelajari Mahasiswa Baru saat Orientasi Kampus

IIDI Cabang Malang Edukasi Masyarakat Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung dan pembuluh Darah

Ketahui Apa Arti Tanggal Kedaluwarsa pada Parfum, Betulkah Berbahaya Jika Digunakan?

Mengapa Setiap Daerah di Indonesia Punya Soto Versinya Sendiri

Kebiasaan Minum Manis Sejak Kecil Terbukti Berkaitan dengan Tekanan Darah Tinggi saat Dewasa


Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengajari Anak Tentang Konsep Uang