31 Pegawai Istaka Karya Dibunuh, Proyek Trans Papua Segmen V Disetop Sementara

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 4 Desember 2018 16:29
31 Pegawai Istaka Karya Dibunuh, Proyek Trans Papua Segmen V Disetop Sementara
Penghentian ini buntut dari penembakan terhadap pekerja PT Istaka Karya (Persero).

Dream – Aksi penembakan dan pembunuhan 31 pekerja PT Istaka Karya yang membangun Jembatan Kali Aorak dan Jembatan Kali Yigi di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua membuat pemerintah menghentikan sementara pembagian salah satu bagian dari proyek Trans Papua.

Proyek yang disetop sementara pembangunannya itu adalah dua jembatan yang menjadi bagian dari Trans Papua segmen V.

Segmen ini meliputi ruas Wamen-Habema-Mugi-Kenyam-Batas Batu-Mumugu sepanjang 278,6 kilometer (KM).

“ Mulai hari ini, Selasa 4 Desember 2018, kami akan menghentikan sementara kontrak pembangunan jembatan di ruas Wamena-Habema-Mugi-Kenyam-Batas Batu-Mumugu,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, di Jakarta, dikutip dari laman pu.go.id, Selasa 4 Desember 2018.

Menurut Basuki, proses pembangunan baru akan dilanjutkan setelah ada hasil rekomendasi dari TNI dan Polri. Untuk itu pemerintah mendukung upaya cepat dari aparat keamanan untuk menemukan dan menindak tegas para pelaku.

Dengan penghentikan sementara ini, pemerintah berharap tercipta suasana yang kondusif bagi para staf, kontraktor maupun konsultan yang bekerja.

Basuki mengaku sempat terkejut, sekaligus menyesalkan, aksi penembakan terhadap para pegawai perusahaan kontrsuksi pelat merah itu. Tak lupa, Basuki menyampaikan duka cita kepada keluarga korban penembakan Istaka Karya.

“ Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga para korban penembakan dari Istaka Karya,” kata Basuki.(Sah)

1 dari 2 halaman

Kronologi Pembunuhan 31 Pekerja Istaka Karya di Proyek Trans Papua

Dream – Kabar duka datang dari perusahaan konstruksi pelat merah, PT Istaka Karya (Persero). Sebanyak 31 pekerjanya dibunuh oleh kelompok bersenjata tak dikenal di Papua.

Pembunuhan puluha pegawai ini dikabarkan terjadi ketika para pekerja sedang membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

" Sebanyak 31 orang meninggal dunia," ujar Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz kepada Jawa Pos.com, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 4 Desember 2018.

Diaz menceritakan kejadian sadis ini dilaporkan masyarakat pada Senin 3 Desember 2018 pukul 15.30 Waktu Indonesia Timur (WIT). Pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya tersebut terjadi pada Minggu, 2 Desember 2018 lalu.

" Didapati 31 orang ditemukan tewas," ungkapnya. 

Sebanyak 24 pekerja dilaporkan dibunuh pada hari pertama. Sementara 8 orang yang sempat menyelamatkan diri di rumah anggota DPRD dijemput dan dibunuh. 

Diaz mengatakan ada satu orang dari 8 orang yang menyelamatkan diri itu belum ditemukan atau berhasil melarikan diri.

2 dari 2 halaman

31 Pekerja Trans Papua Dibunuh, Istaka Karya Berduka

Dream – Sebanyak 31 pekerja dari perusahaan BUMN PT Istaka Karya (Persero) dibunuh kelompok kriminal bersenjata (KKB) tak dikenal. Peristiwa ini terjadi pada Minggu 2 Desember 2018 di Kali Igi dan Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Puluhan pekerja ini sedang mengerjakan proyek jembatan Hegema-Mugi. BUMN konstruksi ini menyampaikan rasa duka kepada keluarga korban penembakan di Papua.

" Mohon doanya dari semua atas musibah yang menimpa para pekerja Istaka," kata Corporate Secretary Istaka Karya, Yudi Kristanto, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 4 Desember 2018.

Yudi mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak keamanan terkait. Sebab, komunikasi via satelit dengan pekerja proyek terputus sejak hari Minggu, 2 Desember 2018.

(ism, Sumber: Liputan6.com/Ilyas Istianur Praditya)

Beri Komentar