Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Polisi Mendenda Sebuah Lamborghini Yang Parkir Sembarangan. (Foto: Mirror)
Dream – Satu unit mobil Lamborghini Aventador SV dikenakan denda parkir sebesar 35 poundsterling (Rp558,82 ribu). Pemilik supercar ini, Moosa Navsa, lebih memilih membayar denda parkir daripada kendaraannya ini lecet-lecet.
Dilansir dari Mirror, Jumat 28 Oktober 2016, dia meninggalkan kendaraannya di tepo trotoar di depan Club XY, Wellington Street. Navsa terpaksa melakukan hal itu karena terlambat untuk rapat.
“(Selain itu), mobil saya bisa lecet jika ada di tempat parkir. Pembatasnya terlalu sempit. Mobilnya juga rendah dan lebar,” kata dia.
Kendaraan bertenaga kuda 700 brake dan bisa menjangkau kecepatan 62 meter per jam ini dibelinya dengan harga 340 ribu poundsterling (Rp5,42 miliar) setahun yang lalu.
Dia juga merogoh kocek 10 ribu poundsterling (Rp159,66 juta) untuk mengubah warna menjadi rose gold dan 50 ribu (Rp798,31 juta) untuk kustomisasi.
“Lebih murah membayar denda Rp558,82 ribu daripada harus membayar kerusakan,” kata dia.
Momentum pemberian tiket denda pada kendaraan ini diabadikan oleh Richard Hilsden, seorang fotografer sukarelawan. Tiket itu dirilis pada Selasa pukul 11.00 waktu setempat.
Kendaraan yang warnanya mencolok mata ini menyedot perhatian masyarakat. “Saya melihat banyak orang melakukan selfie,” kata Hilsden. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari