Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Zhou Yuhai. (Foto: Forbes.com)
Harta gono-gini ini berupa lembar saham perusahaan game online yang dimilikinya.
Dream – Perceraian antara miliarder Tiongkok, Zhou Yahui, dengan istrinya, Li Qiong, bisa menjadi yang paling mahal. Zhou memberikan 278 lembar saham perusahaan game online-nya, Kunlun Tech, senilai 7,3 miliar yuan atau Rp14,3 triliun sebagai `mahar` perpisahan mereka.
Meski menguras triliunan koceknya, perceraian ini dipastikan takkan berpengaruh terhadap bisnis game online itu.
“Perceraian ini tak berdampak terhadap operasional Kunlun,” kata seorang juru bicara Kunlun, dilansir Forbes, Senin 26 September 2016.
Sekadar informasi, Zhou memiliki 34,5 persen saham di Kunlun. Jumlah saham yang dimilikinya itu senilai 10,1 miliar yuan atau Rp19,8 triliun. Pria ini juga diketahui telah membeli sebuah aplikasi kencan untuk gay, Grindr.
Di Tiongkok, angka perceraian meningkat pesat. Angkanya tumbuh dari 1,7 persen menjadi 2,8 persen pada tahun ini. Perceraian dengan harta gono-gini termahal tak hanya terjadi pada saat ini.
Seorang taipan property. Wu Yajun, memberikan harta gono-gini sebesar 20 miliar dolar Hong Kong atau Rp33,7 triliun kepada suaminya, Cai Kun, pada 2012.
Pada tahun yang sama, pendiri bisnis video online Tiongkok, Tudou, Wang Wei, juga bangkrut akibat perceraian. Kala itu, perusahaan miliknya akan tercatat di bursa Nasdaq. Tapi, rencana ini tertunda akibat istrinya yang meminta pengadilan untuk membekukan sahamnya di Tudou.(Sah)