Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Deretan mobil sport mewah seperti Ferrari, Lamborghini, bahkan Masserati, boleh saja mampu menyedot perhatian publik kala melintas di jalanan. Namun, tampilan mencolok kuda pacu ini masih kalah mengkilap dibandingkan Ford, Honda, bahkan perusahaan mobil dari Korea Selatan, Kia.
Mengutip laporan Interbrand's Best Global Brands, merek-merek kendaraan mewah ternyata tak masuk dalam daftar merek termahal di dunia tahun 2014. Padahal tahun ini, valuasi merek otomotif termahal ditaksir naik 14,6 persen menjadi US$ 211,9 miliar.
Interbrand melaporkan sejumlah produsen otomotif dunia terus berusaha untuk mengkaji ulang konsep mobilitas di masa depan. Kombinasi produk kendaraan yang efisien dan penggunaan teknologi terbaru terbukti mampu mengangkat status merek mobil di mata pelanggan.
Dari penelusuran Interbrands, Toyota masih menjadi merek otomotif termahal di dunia yang telah digenggamnya sejak 2004. Sejak pertama kali meluncurkan merek Prius 17 tahun yang lalu, Toyota telah menjual tak kurang 3,2 juta unit kendaraan di seluruh dunia.
Toyota juga semakin memperluas bisnis mobil hybrid menjadi 25 kendaraan termasuk Prius Plug-in Hybrid. Toyota bahkan telah menghabiskan US$ 7 miliar untuk pengembangan teknologi ramah lingkungan hingga Maret 2014.
Selain Toyota, sejumlah produsen otomotif juga mulai mengeluarkan produk kendaraan yang memberikan pengalaman baru berkendara sekaligus keterikatan emosional dengan penggunanya.
Hal inilah yang menjadikan Audi, Volkswagen, dan Nissan menjadi produsen otomotif dengan peningkatan valuasi merek termahal paling signifikan di dunia.
Berikut adalah merek-merek otomotif termahal di dunia:
1. Toyota
Peringkat: 8
Valuasi: US$ 42,39 miliar
2. Mercedes Benz
Peringkat: 10
Valuasi: US$ 34,33 miliar
3. BMW
Peringkat: 11
Valuasi: US$ 34,21 miliar
4. Honda
Peringkat: 20
Valuasi: US$ 21,67 miliarun
5. Volkswagen
peringkat: 31
Valuasi: US$ 13,71 miliar
6. Ford
Peringkat: 39
Valuasi: US$ 10,87 miliar
7. Hyundai
Peringkat: 40
Valuasi: US$ 10,4 miliar
8. Audi
Peringkat: 45
Valuasi: US$ 9,83 miliar
9. Nissan
Peringkat: 56
Valuasi: US$ 7,62 miliar
10. Porsche
Peringkat: 60
Valuasi: US$ 7,17 miliar
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari