Prabowo Subianto (Foto: Instagram @prabowo)
DREAM.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto dengan bangga mengatakan bahwa Indonesia sudah tidak lagi impor beras. Dia menyebut Indonesia saat ini menghasilkan produksi beras tertinggi dalam sejarah.
" Kita harus amankan makan, pangan untuk seluruh rakyat Indonesia. Tidak bisa lagi kita tergantung impor. Alhamdulillah kita sudah tidak impor beras lagi saudara-saudara. Produksi beras kita tertinggi selama sejarah," ungkap Prabowo saat sambutan acara 26 Ribu KPR FLPP di Bogor, dikutip dari YouTube Sekretariat Kabinet, Selasa, 30 September 2025.
Satu hal yang menurutnya menjadi masalah adalah keterbatasan gudang untuk menampung beras. Oleh karena itu Prabowo akan membangun gudang yang cukup.
" Sekarang masalahnya kita harus bangun gudang yang cukup untuk menampung beras-beras itu," ungkapnya.
Selain beras, Kepala Negara juga menyampaikan bahwa Jagung menghasilkan produksi yang luar biasa. Dia memprediksi dua sampai tiga tahun ke depan, produksi seperti telur, susu, daging, dan ikan juga akan meningkat.

" Jagung kita juga produksinya sangat luar biasa saudara-saudara sekalian. Nanti produksi protein, produksi telur, produksi susu, produksi daging, produksi ikan juga akan sangat meningkat, 2-3 tahun lagi kita akan sangat sukses, lebih sukses lagi di bidang pangan. Pangan aman," lanjutnya.
Untuk diketahui, Prabowo Subianto meresmikan akad massal 26 Ribu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci rumah yang digelar secara hybrid dan dipusatkan di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Senin, 29 September 2025.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan rakyat kecil dapat merasakan kesejahteraan melalui kepemilikan rumah layak huni. Dia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan program ini.
“ Saya sangat bangga, sangat bahagia, dan sangat apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga hal ini bisa kita wujudkan, bisa kita hasilkan sampai dengan acara hari ini,” ujarnya dikutip dari setkab.
Sementara itu, dalam laporannya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan penyerahan 26 ribu rumah subsidi FLPP digelar secara serentak di berbagai daerah di Tanah Air. Sebanyak 200 keluarga menerima kunci secara langsung di Cileungsi, sementara sisanya dilakukan secara daring.
“ Bapak Presiden, hari ini ada 200 yang menerima di sini, dan 25.800 di seluruh Indonesia. Mohon waktunya nanti Bapak berkenan berbicara dengan yang ada di Aceh, di Papua, di Maluku Utara, dan NTT. Hari ini ada 100 titik yang bersama Bapak, walaupun berjauhan, tapi bahagia karena dapat rumah subsidi dari pemerintahan Presiden Prabowo,” ucap Maruarar disambut tepuk tangan hadirin.
Advertisement
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres

Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri