Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Sistem manajemen keamanan pasar modal Indonesia naik kelas. Mengantongi sertifikasi ISO 27001:2013 dari British Standards Institute (BSI), keamanan Bursa Efek Indonesia (BEI) diklaim sudah bertaraf internasional.
Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, keputusan otoritas bursa dalam standarisasi internasional tersebut merupakan upaya mewujudkan tata kelola perusahaan yang konsisten. BEI berharap bisa menerapkan manajemen risiko yang bertujuan menjaga kualitas layanan dan keamanan informasi perusahaan.
" Bagi BEI, aset yang sangat penting di dalam industri pasar modal adalah informasi. Pasalnya, informasi yang dihasilkan BEI akan dimanfaatkan oleh seluruh pelaku di industri pasar modal," kata Ito Warsito dalam sambutan penyerahan Sertifikat ISO 27001:2013 di Jakarta, Senin, 8 Juni 2015.
Sesuai roadmap perusahaan periode 2011-2015, BEI mencanangkan program membangun dan menerapkan sistem manajemen keamanan informasi yang mengacu pada internasional Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) ISO 20071.
Penerapan standarisasi itu dilakukan demi menjaga keamanan informasi yang mencakup kerahasiaan, integritas dan ketersediaan.
Ito menekankan bahwa tujuan lain dari implementasi SMKI ISO 20071 adalah untuk memastikan informasi yang dikelola BEI dapat terlindung dari berbagai ancaman baik fisik maupun teknologi informasi.
Ia pun berharap capaian kualifikasi standar internasional ini tidak hanya menjadi predikat semata. BEI berharap status ini juga bisa bermanfaat bagi khalayak pasar modal.
" Dengan ISO ini kami berharap, BEI akan semakin dipercaya masyarakat," ujar Ito.
Laporan: Kurnia Yunita Rahayu