Restoran Tempat Salt Bae Bekerja, Senilai Rp20 Triliun. (Foto: Independent.co.uk)
Dream – Masih ingat dengan “ Salt Bae” alias Nusret Gokce, seorang koki yang terkenal karena gaya nyentrik menabur garam di atas daging stik? Berprofesi sebagai chef, ternyata Nusret bukan koki sembarangan.
Pria pemilik jaringan restoran di beberapa negara di dunia ini ternyata masuk kalangan orang tajir. Kekayaan bertambah setelah jaringan restorannya Nusr Et Steakhouse baru mendapat suntikan dana cukup besar. Nilainya mencapai US$1,5 miliar (Rp20,6 triliun).
Dilansir dari The National, Kamis 15 Maret 2018, sekelompok investor dikabarkan ingin membeli saham minoritas D.ream Group dimana Nusr-Et tergabung di dalamnya. Beberapa investor yang ingin memiliki saham minoritas D.ream Group ini adalah Temasek, GIC Private Ltd., dan Metric Capital.
Investasi ini akan mencakup saham senilai US$200 juta (Rp2,48 triliun) dan mencakup restoran Coya, Zuma, dan Roka.
D.ream Group ini anak usaha dari perusahaan Turki, Dogus Group, dikutip dari Financial Times. Kabarnya, kesepakatan pembelian saham ini akan dilakukan minggu ini.
The National telah menghubungi pihak-pihak yang terlibat untuk meminta komentar. Juru bicara Temasek enggan menanggapi spekulasi pasar dan rumor pembelian saham D.ream Group.
(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global