Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Emas. (Foto: Shutterstock)
Dream – Seorang petugas cleaning service di Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, ketiban rezeki nomplok. Dia menemukan tujuh batang emas berbobot masing-masing 1 kilogram dengan total nilai 350 juta won, setara Rp4,53 miliar.
Dikutip dari Mynewshub, Sabtu 5 Mei 2018, petugas pria yang tak disebutkan namanya ini menemukan logam mulia di tempat sampah pekan lalu. Dia harus menunggu selama enam bulan agar bisa menjadi pemilik sah emas tersebut.
Begitu menemukan emas, pria ini langsung melapor kepada pihak bea cukai bandara. Saat ditemukan di dekat pos pemeriksaan bea cukai bandara, batangan emas tersebut dibungkus koran.
Petugas memastikan pelakunya adalah seorang Korea dan dua lelaki lain yang tidak disebutkan asalnya. Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan ketiga pelaku ini takut ketahuan petugas bea cukai.
Petugas bea cukai yakin ketiga orang ini baru datang dari Hong Kong. Di Hong Kong, emas tidak dikenakan cukai pembelian emas.
Tujuan mereka adalah Jepang, namun masuk melalui Korsel. Para pelaku berpikir pemeriksaan barang lebih longgar.
Laporan surat kabar Chosun Ilbo, sumber kepolisian menyebut kegiatan penyelundupan emas ke Jepang melalui Korea Selatan semakin meningkat. Peristiwa ini merupakan dampak dari kebijakan Jepang meningkatkan cukai barang impor dari 3 persen menjadi 8 persen pada April 2014.
Pada Januari 2018, tujuh wanita Korsel ditangkap karena menyelundupkan emas ke Jepang. Masing-masing orang membawa emas sebesar 200 gram di dalam perut mereka.
Petugas cleaning service ini bisa membuat tuntutan atas hak kepemilikan emas. Dia juga bisa memiliki semua emas yang ditemukan kalau tidak ada yang mengakui.
Kalau ada yang mengaku sebagai pemilik, penemu masih bisa mendapatkan 5-20 persen dari total nilai emas berdasarkan harga pasar.
(Beq)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari