Bidik 300 Gerai Baru di 2023, Startup Haus! Mulai Kembangkan Aplikasi Sendiri

Reporter : Okti Nur Alifia
Minggu, 16 Oktober 2022 13:40
Bidik 300 Gerai Baru di 2023, Startup Haus! Mulai Kembangkan Aplikasi Sendiri
Perusahaan rintisan yang bergerak di bidang makanan dan minuman (F&B) ini bahkan mencatatkan pertumbuhan positif dengan total penjualan 73 persen pada semester I 2022.

Dream - Perusahaan rintissan (startup) bidang Food and Beverages (F&B) yang menyasar segmen minuman kekinian, Haus! semakin gencar mengembangkan bisnisnya. Di tahun 2023, perusahaan menargetkan menambah 300 gerai baru di seluruh Indonesia. Angka tersebut untuk mengejar target 1.500 gerai hingga tahun 2026. 

Founder dan CEO Haus!, Gufron Syarif mengatakan perusahaan saat ini telah mengelola 221 gerai dengan target sampai akhir tahun mencapai 250 gerai.

Dengan tambahan ratusan gerai baru di tahun depan, Gufron yang hadir dalam media luncheon baru-baru ini, memperkirakan penjualan perusahaan di tahun 2023 ditargetkan bertumbuh hingga 80 persen.

Haus! yang sudah berdiri sejak tahun 2018 melaporkan pertumbuhan positif perusahaan sampai pertengahan tahun 2022. Hingga semester I-2022, total penjualan meningkat hingga 73 persen dengan revenue mencapai US$18,8 juta atau sekitar Rp280 miliar.

Perolehan ini ditopang dari penjualan 221 cabang di Pulau Jawa yang tersebar di 18 kota. Untuk melebarkan sayap bisnisnya, di tahun 2021 Haus!juga meluncurkan sub-brand makanan cemilan, yaitu Ganjel Roti dan Pedes Cyin.

1 dari 3 halaman

Dapat Investasi dari BRI Ventures Serta Investor Lainnya, Segini Kucuran Dananya

Dalam menjalankan bisnisnya, Haus! menerapkan pembukaan gerai baru tanpa sistem franchise sehingga semua operasional dikelola sendiri oleh manajemen sendiri. Haus! juga merupakan salah satu startup yang mendapatkan investasi dari BRI Ventures.

Terhitung Haus! memperoleh dua kali pendanaan dari BRI Ventures masing-masing pendanaan seri A atau yang pertama di tahun 2020  sebesar US$2 juta. Di awal tahun 2022, perusahaan kembali mendapat pendanaan seri B1. 

 Untuk seri B1 kemarin itu boleh dibilang masih rahasia, tertutup. Tapi itu semacam strategic round karena banyak strategic investor dan angel investor di round tersebut," kata Gufron.

Selain dari BRI Ventures, Haus! juga mendapat kucuran dana dari Altlas Global Ventures, Strategic Year Holdings, dan beberapa strategic investors di tahun 2022.

Menurut Gufron sebanyak 80 persen dana investasi itu digunakan untuk keperluan ekspansi gerai dan 20 persen untuk pembangunan tim, pembangunan aplikasi dan brand building.

“ Sejak awal kemunculannya, Haus! menunjukkan kesetiaannya untuk menyajikan produk minuman dan makanan yang bisa dijangkau dan dinikmati oleh masyarakat dari segala kalangan. Semangat ini yang meyakinkan kami untuk mendukung Haus dalam melahirkan inovasi produk yang akan disajikan kepada masyarakat Indonesia ke depan,” kata Chief Investment Officer BRI Ventures, Markus Liman Rahardja.

2 dari 3 halaman

Gufron menjelaskan Haus! menyajikan produk yang bisa dijangkau dan dinikmati oleh masyarakat dari seluruh kalangan, termasuk middle dan aspiring middle class.

Hingga kini, Haus! mempunyai 40 lebih varian minuman kekinian dan ice cream dengan harga yang dibanderol mulai dari Rp5.000.

Lebih lanjut, Gufron memaparkan, bisnis dalam bidang new tea and boba ada potensi besar untuk kalangan masyarakat middle dan aspiring middle class, karena lebih dari 45 persen populasi Indonesia berada dalam segmen middle dan aspiring middle class.

Adanya penjualan online juga menopang pertumbuhan positif untuk Haus! yang mampu mencatatkan penjualan sebanyak 69 persen dari aplikasi agregator layanan pesan antar online (ojol). 

 

3 dari 3 halaman

Kembangkan Aplikasi Online Khusus Haus!

Haus! juga sedang mengembangkan aplikasinya sendiri yang akan diluncurkan secara massal pada Desember tahun 2022. Meski diakui masih ada tantangan terutama terkait data costumer, Gufron menilai perusahaan tidak bisa hanya bergantung pada layanan pesan antar online

" Kita tidak bisa maintanance data konsumen kita sendiri karena data tersebut bukan milik kita," jelas Gufron seraya mengatakan data konsumen akan membuat perusahaan bisa lebih dekat dan mempelajari behavior agar menjadi pelanggan loyal.

Saar ini aplikasi khusus Haus! telah rampung 90 persen dan sudah memasuki tahap trial and test. Pada akhir Oktober 2022, aplikasi tersebut akan diluncurkan secara terbatas kepada 1000 user pilihan Haus! di 18 kota.

“ Kita perlu aplikasi kita sendiri yang bisa mengcapture atau mengenal lebih dekat konsumen kita," lanjutnya.

Selain itu, Haus! juga akan bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk implementasi layanan Banking in Merchant di gerai Haus! yang akan tersedia pada Oktober mendatang.

Beri Komentar