Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jajaran Direksi BRI Syariah Saat Pencatatan Sukuk Mudharabah (Dream.co.id/Arie Dwi Budiawati)
Dream - PT BRISyariah mencatatkan sukuk mudharabah subordinasi I BRI Syariah Tahun 2016. Bank syariah ini akan menggunakan dana segar dari sukuk untuk memperkuat modal perseroan.
" Tujuan utamanya untuk memperkuat modal," kata Direktur Utama BRISyariah, Moch. Hadi Santoso, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis 17 November 2016.
Hadi mengatakan modal yang dihimpun dari penerbitan sukuk tersebut mencapai Rp1 triliun ini. Seluruh dana diharapkan membantu langkah perusahaan melakukan ekspansi bisnis.
" Kami akan melakukan (dana tersebut) untuk ekspansi, dia taraya untuk pembiayaan mikro, konsumer, linkage, dan komersial," kata dia.
Sekadar informasi, sukuk yang berjangka waktu 7 tahun mengalami kelebihan penawaran (oversubscribed) lebih dari 200 persen.
Instrumen keuangan syariah ini mendapatkan penilaian rating dari Fitch dengan rating id A+ (single A plus). Yang bertindak sebagai wali amanat dalam emisi sukuk ini adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero).
Dengan dicatatnya sukuk ini, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sejumlah 311 emisi dengan nilai outstanding sebesar Rp302,81 triliun dan 104 emiten dengan nilai outstanding sebesar US$20 juta. Sementara itu, surat berharga negara (SBN) tercatat di BEI sejumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp1.770,95 triliun dan US$1.240 juta. EBA sebanyak 7 emisi senilai Rp3,07 triliun. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya