SuperApps BSI Bisa Jadi Game Changer Ekosistem Digital Syariah

Reporter : Amrikh Palupi
Rabu, 30 Maret 2022 18:48
SuperApps BSI Bisa Jadi Game Changer Ekosistem Digital Syariah
Begini penjelasan dari pihak BSI.

Dream - Kinerja saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI diproyeksikan kembali menguat terdorong pengembangan digitalisasi perseroan. Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan superapps BRIS itu diyakini bisa menjadi game changer ekosistem digital syariah di Tanah Air.

" Level harga BRIS dilihat dari grafiknya masih cenderung konsolidasi. Pelaku pasar masih menunggu pengembangan bisnis lebih lanjut dari BSI khususnya tahun ini," ujar Reza Priyambada pada keterangan tertulisnya, Rabu 30 Maret 2022.

Reza mengatakan rentang harga BRIS sepanjang tahun ini ada di kisaran 1.465 untuk level terendah dan 1.840 untuk level tertinggi.

Rata-rata di level 1.645. Adapun sepanjang Maret 2022 level terendah BRIS mencapai 1.510 dengan lever tertinggi 1.825 dan secara rata-rata berada pada level 1.667.

Reza menganalisa, jika BRIS bisa bertahan di atas level 1.500 seharusnya saham bank syariah terbesar di Tanah Air itu memiliki peluang besar untuk dapat kembali ke level 1800. Bahkan selanjutnya diproyeksikan menembus level 2.100.

1 dari 4 halaman

Menurut Reza terlepas dari kinerja fundamental BRIS yang sangat baik, BSI pun gencar memperkuat ekosistem industri halal dan utamanya pengembangan digitalisasi. Digitalisasi menjadi katalis dan sorotan utama investor dalam berinvestasi di era disrupsi.

" Secara fundamental memiliki kinerja perbankan yang baik dengan pertumbuhan pendapatan, laba, dan sejumlah rasio perbankan lainnya yang positif. Pengembangan industri halal dan juga pengembangan digitalisasi diharapkan dapat memberikan sentimen positif sehingga turut memberikan peluang bagi BRIS untuk bisa kembali meningkat harga sahamnya," kata Reza.

Reza menyebut bahwa kehadiran superapps BSI akan menjadi game changer. Sebagaimana diketahui, digitalisasi pada industri perbankan telah memberikan efisiensi bisnis dan juga meningkatkan akses untuk mengumpulkan dana murah.

" Yang terpenting kelengkapan layanan harus berbanding lurus dengan kesiapan infrastruktur untuk mendukung layanan itu stabil," ucapnya.

2 dari 4 halaman

Keunggulan

Terkait superapps BSI, dia pun menilai memiliki satu keunggulan unik. Selain layanan keuangan, aplikasi itu dapat juga menghadirkan layanan yang mendukung aktivitas keagamaan secara individu maupun sosial. Seperti pengingat ibadah wajib, perhitungan zakat, Alquran digital, hingga lokasi masjid.

Selain itu, BSI memiliki kesempatan lebih untuk menambah nasabah baru, mengingat populasi muslim di Indonesia terbanyak di dunia.

" Nasabah baru, berarti dana murah baru. Artinya bank memiliki ruang lebih banyak untuk meningkatkan profitabilitas," kata Reza.

Sebelumnya, dalam satu kesempatan manajemen BSI menyatakan bahwa perseroan bahkan akan memanfaatkan application programming interface (API), guna meningkatkan peran bank dalam ekosistem digital.

Sementara pada 2022, BSI berfokus pada transformasi layanan agar menjadi lebih bionic dan digital. Hal itu akan ditempuh dengan memperkuat kapabilitas transaksi serta melakukan lebih banyak kemitraan dengan entitas digital.

3 dari 4 halaman

Perubahan

Peneliti ekonomi syariah dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Fauziah Rizki Yuniarti mengatakan bahwa superapps akan sangat baik untuk perkembangan bisnis BSI dan ekonomi syariah secara umum.

" Hal ini menunjukkan bahwa bank syariah menyadari perubahan gaya hidup masyarakat, serta mampu beadaptasi dengan digitalisasi, sehingga mereka mau investasi di infrastruktur IT," kata Fauziah.

Ia menjabarkan super apps BSI akan memainkan peran penting dalam perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. BSI akan berkontribusi lebih dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di dalam negeri.

 

4 dari 4 halaman

Meningkatkan Perbankan Syariah

Juga akan menjadi stimulus bagi bank syariah lain untuk melakukan hal serupa. Fauziah menyakini BSI dapat meningkatkan peran perbankaan syariah dalam penguatan ekositem ekonomi dan keuangan syariah. Bermodal superapps, BSI juga akan memiliki pusat data komprehensif mengenai ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.

" Mengingat BSI akan menjadi bank pelat merah. Hal tersebut akan berguna bagi pembuat kebijakan untuk menyusun peta jalan terkait pengembangan industri halal yang lebih tepat," ujarnya.

Fauziah juga mengatakan sudah seharusnya bank syariah terbesar adaptif terhadap digitalisasi. BSI harus mampu memanfaatkan potensi di mana lebih dari separuh penduduk Indonesia merupakan generasi muda dan sekitar 87 persen penduduk merupakan muslim. (mut)

Beri Komentar