Terus Menghindar, Bukan Cara Terbaik Mengatasi Utang

Reporter : Ramdania
Kamis, 9 April 2015 17:32
Terus Menghindar, Bukan Cara Terbaik Mengatasi Utang
Bebas dari utang adalah cara lain untuk merapikan hidup dan membuat jalan baru untuk sesuatu yang Anda inginkan.

Dream - Menghadapi krisis utang bukan situasi yang mudah untuk dihadapi, terutama ketika mengancam kehidupan Anda, keluarga Anda dan orang yang Anda cintai. Hal ini seperti dikutip dari Emirates 247, Kamis, 9 April 2015.

Tidak ada jalan pintas untuk mengatasinya, menghadapinya dengan kepala tegak atau kalah dalam pertempuran. Dibutuhkan keberanian, komitmen dan tekad termasuk pengorbanan besar untuk hidup hemat dan sederhana untuk mengatasi pertempuran ini. Namun itu saja tidak akan menjadi 'jalan keluar'.

Banyak orang memilih jalan keluar yang mudah yaitu dengan melarikan diri dari utang, tapi..?

Jika Anda jujur dengan diri sendiri dan berpikir kembali pada track record masa lalu Anda, jika Anda memilih untuk menolak tanggung jawab Anda sekarang, maka Anda akan berpikir kembali untuk lari dari utang.

Pelajaran terbesar tentang utang adalah jika kreditur, teman atau seseorang yang bahkan tidak Anda kenal memperpanjang dukungan uang mereka untuk Anda, maka Anda punya kewajiban moral untuk bertindak yang sama. Dengan itikad baik, membalas dan mempertahankan karakter dan integritas, karena yang terakhir ini tidak tersedia di toko-toko.

Ingat, tidak peduli seberapa buruk catatan kredit Anda sekarang, atau seberapa buruk kredibilitas Anda dalam menghadapi setiap kreditur, teman, rekan atau siapa saja yang membantu Anda dengan uang, Anda memiliki kekuatan untuk mengembalikan status kredibilitas Anda.

Ini bukan tentang mencoba untuk mengesankan siapa pun. Ini untuk mengesankan diri sendiri, dengan kemampuan kredibilitas Anda sendiri, bangga dengan diri sendiri, bahwa Anda beritikad baik untuk membayar utang. Dengan demikian, Anda dapat tidur dengan tenang dan hidup dengan semua kepuasan yang Anda lakukan dengan benar.

Sangat mudah untuk menolak tanggung jawab mengembalikan utang, siapa pun bisa melakukan itu. Tapi kemudian Anda harus menentukan 'apakah Anda ingin dicap sebagai orang yang penuh kebohongan, tidak punya etika atau tidak punya prinsip?'

Krisis utang adalah salah satu bentuk kesulitan dalam hidup dan tidak satu pun dari kita di Bumi dipaksa menghadapi kesulitan, percayalah. Sehingga jika rata-rata orang normal dapat mengatasinya, maka bisa jadi Anda juga bisa dan tidak peduli siapa Anda.

Kita semua rentan terhadap kegagalan karena membuat keputusan yang tidak rasional. Tapi bukan berarti itu tidak bisa diperbaiki. Anda memiliki kekuatan untuk memperbaikinya sehingga hanya Anda yang dapat menyelesaikan masalah krisis utang ini.

Ingat, kreditur hanyalah manusia lain yang melakukan pekerjaan mereka. Sehingga Anda harus menghormati itu dan tidak membuat pernyataan menghina karena tindakan mereka. Masalahnya, Anda sebagai debitur berada di pihak salah karena tidak memenuhi komitmen.

Anda harus belajar untuk rendah hati karena arogansi dalam situasi seperti ini hanya akan merugikan Anda. Pada titik ini Anda tidak punya kuasa sampai Anda bisa meyakinkan kreditur untuk memberikan kesempatan dan membuat kemajuan dengan memenuhi semua komitmen tersebut.

Anda hanya bisa diplomatis meminta kelonggaran ketika Anda berada dalam posisi yang kuat, yaitu setelah Anda punya waktu untuk mulai membangun kembali kredibilitas Anda. Tetapi pada tahap awal, Anda harus rendah hati, hormat, menunjukkan kesungguhan dan rasa terima kasih atas pertimbangan kreditur Anda.

Jadi, ketika Anda menyelesaikan utang, Anda membuang yang lama dan membuat jalan yang baru. Yakni saat utang Anda mulai berkurang, Anda ada peluang baru dengan banyak kejutan yang fantastis.Cara-cara tersebut akan mulai mengubah cara Anda berpikir, bereaksi kepada kreditur dan bersikap untuk membayar utang sesuai komitmen.

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan