Jasa Penukaran Dolar AS Di Kwitang, Jakarta (Antarafoto.com)
Dream - Kepala Riset NongHyup Korindo Securities Reza Priyambada mengaku sulit memprediksi akhir dari tren pelemahan rupiah. Hal ini lantaran tidak terlihat tanda-tanda upaya pemerintah dan Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi guna menguatkan mata uang RI ini.
" Ini sulit diperkirakan karena kita lihat pemerintah dan BI, memberikan kesan mereka menyetujui pelemahan ini. Sepanjang pemerintah dan BI mengingkan pelemahan rupiah dengan berbagai alasan, maka rupiah akan terus mengalami pelemahan," ujar Reza kepada Dream.
Menurut Reza, kondisi nilai tukar saat ini memang jauh di luar prediksi. Bahkan menurutnya, kurs rupiah berada melebihi kisaran terburuk yang diperkirakannya. Dampaknya, tentu akan berimbas pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
" Kami membuat skenario terbaik untuk rupiah di kisaran Rp 11.200- Rp 11.650, tetapi kita punya skenario terburuk itu rupiah bisa mendekati level Rp 11.950-Rp 12.350 atau bisa lebih, yaitu Rp 12.450-Rp 12.580 per dolar AS selama setahun," paparnya.
" Namun, kalau tidak ada upaya pemerintah dan BI maka kami akan revisi prediksi nilai tukar dan tentunya IHSG karena pelemahan ini pasti berpengaruh terhadap pasar," tandasnya.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global