Asing Balik Lagi, Indeks Syariah Ceria di Penutupan Oktober 2018

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 31 Oktober 2018 16:53
Asing Balik Lagi, Indeks Syariah Ceria di Penutupan Oktober 2018
Kinerja sektor pertanian dan keuangan `ngegas`.

Dream - Bursa saham Indonesia menutup perdagangan akhir Oktober 2018 dengan ceria. Munculnya aksi beli dari pemodal asing menambah daya dorong indeks saham yang bergerak kembali ditutup menguat. 

Sentimen aksi beli saham itu juga memicu kenaikan pada tiga indeks syariah yang kembali melanjutkan penguatannya. 

Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 31 Oktober 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), bergerak naik 1,126 poin (0,65%) ke level 174,142 di sesi penutupan.

ISSI bertahan di zona hijau setelah dibuka menguat di level 173,680. Maraknya aksi beli investor membuat indeks ISSI sempat menembus level tertinggi 174,249.

Sentimen borong saham juga mendorong Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Indonesia (JII), menguat 6,500 poin (1,01%) ke level 651,271.

Indeks JII70 terangkat 1,871 poin (0,88%) ke level 215,038.

1 dari 2 halaman

Sektor Pertanian Moncer

Aksi beli investor ini membuat dana asing mengalir sebesar Rp2,44 triliun miliar ke lantai bursa. Tercatat perdagangan kali ini senilai Rp3,6 triliun dari 36,54 miliar lembar saham.

Investor lebih suka bermain saham di sektor pertanian, keuangan, infrastruktur, dan properti. Keempat saham ini masing-masing menguat 2,23 persen, 1,93 persen, 1,59 persen, dan 1,36 persen.

Saham barang konsumsi terkoreksi 1,56 persen, manufaktur 0,33 persen, dan perdagangan 0,29 persen.

2 dari 2 halaman

Saham Mana yang Harganya Meningkat Pesat?

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah UNTR yang harga sahamnya meningkat Rp800, INTP Ro700, AALI Rp525, TCPI Rp450, dan SMGR Rp350.

Sebaliknya, harga saham UNVR merosot Rp1.275, ITMG Rp1.050, UNIC Rp460, EMTK Rp350, dan INAF Rp310.

Dari pasar uang, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah melemah 25 poin (0,16%) ke level Rp15.198 per dolar AS. Data ini berdasarkan nilai tukar pada pukul 16.24.(Sah)

Beri Komentar