Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Berbagai strategi apapun akan dilakukan institusi atau perusahaan untuk membuat pegawainya nyaman dan bahagia. Sebagian di antaranya bahkan membuat terobosan unik dengan membuat secara khusus Departemen Kebahagian Pegawai. Apa peran departemen ini?
Mengutip laporan Emirate247, Sabtu, 13 September 2014, otoritas kelistrikan dan air Dubai (Dubai Electricity and Water Authority/DEWA) baru-baru ini meluncurkan sebuah Departemen Kebahagiaan Karyawan (Employee Happiness) bagi pemangku kepentingan, termasuk karyawan.
Inisiatif baru yang merupakan bagian dari strategi tahun 2014-2018, ini diklaim sejalan dengan arahan dari pemimpin negara itu untuk memberikan kebahagiaan bagi seluruh pemangku kepentingan DEWA, terutama karyawan.
DEWA mengaku mengikuti visi dari Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab, dan Penguasa Dubai. Sheikh Mohammed menilai kebahagiaan karyawan secara langsung terkait dengan kebahagiaan masyarakat secara keseluruhan.
Dalam bukunya "Flashes of Thought", Sheikh Mohammed mengatakan, departemen ini diperlukan untuk memastikan kebahagiaan para karyawan agar dapat membawa kebahagiaan kepada orang lain.
"Untuk mempromosikan konsep ini, DEWA merestrukturisasi Departemen Hubungan Karyawan dan menamainya Departemen Kebahagiaan Karyawan yang bernaung di bawah divisi Sumber Daya Manusia. Departemen baru ini akan mengelola sistem yang bertujuan untuk memberikan kebahagiaan bagi karyawan dan akan bertanggung jawab untuk kegiatan terkait," kata HE Saeed Mohammed Al Tayer, MD & CEO Dewa.
Dalam tugasnya, Departemen Kebahagiaan Karyawan DEWA ini diminta meningkatkan komunikasi dengan staf melalui saluran tertentu yang efektif. Tujuannya mengukur kepuasan pegawai dalam segala bidang dan memberikan kesempatan untuk mengekspresikan pandangan dan saran-saranya.
“Departemen akan melaksanakan perbaikan yang bersumber dari berbagai survei dan mendapatkan retensi staf dengan memantau indikator pergantian staf, mempelajari penyebab dan mengatasinya," kata Dr Yousef Al Akraf, Executive Vice-President of Support Bisnis dan HRD di Dewa.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari