Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pengguna Belia Tik Tok Tak Lagi Bisa Bermain Tik Tok. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sikap pemerintah melunak dalam keputusannya memblokir akses aplikasi Tik Tok. Keputusan baru ini bakal menjadi kabar buruk bagi pengguna Tik Tok yang seumuran dengan Bowo Alpenliebe.
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengatakan pemerintah mengajukan sejumah persyaratan ke pengembang Tik Tok jika ingin aplikasinya bisa beroperasi di Indonesia.
Menguti laman Liputan6.com, Kamis 5 Juli 2018, salah satu syarat yang diajukan adalah menaikkan batas minimal usia penggunanya. Sebelumnya, usia pengguna Tik Tok minimal berusia 12 tahun.
“Kami menaikkan batas umurnya,” kata Rudiantara di Jakarta.
Permintaan ini disambut oleh Tik Tok. Senior Vice President Toutiao, Zhen Liu, mengatakan pihaknya akan merevisi batasan usia untuk pengguna yang mendaftar ke aplikasi ini.
“Tik Tok terkenal sekali di banyak negara dan kami berusaha untuk mematuhi peraturan lokal di negara tersebut, termasuk di Indonesia. Salah satunya dengan membatasi usia dari 12 tahun menjadi 16 tahun,” kata Liu.
Dia mengatakan aplikasi ini sudah beroperasi di Amerika Serikat, Jepang, Korea, dan banyak negara lainnya. Pihak Tik Tok selalu berupaya untuk mematuhi peraturan di berbagai negara. Di Indonesia, aplikasi ini digunakan oleh banyak anak. Sebab, batasan usia minimal Tik Tok di sini itu 12 tahun.
Itu artinya, Bowo Alpenliebe yang kini berusia 13 tahun dan rekan-rekan sebayanya terancam tak bisa lagi bermain Tik Tok.
Tak hanya pembatasan usia, aplikasi ini juga akan membersihkan konten negatif di platformnya. “Kami berkomitmen membersihkan konten negatif agar platform ini bisa tumbuh dan kami hadir di sini sudah menetapkan komitmen tersebut,” kata Liu.
(Sumber: Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti