Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pembayaran Dengan Kartu Kredit.
Dream – Selain kartu debit dan uang tunai, salah satu alat pembayaran yang digunakan adalah kartu kredit. Dengan kartu ini, pembayaran menjadi lebih praktis.
Dilansir dari CheatSheet, Selasa 25 Minggu 2017, sebuah studi dari Capital One menunjukkan banyak konsumen yang kebingungan menggunakan kartu kredit. Studi itu menunjukkan 53 persen responden sangat percaya diri dalam memahami kredit, 31 persen berpikir penutupan kartu kredit yang tidak terpakai, bagus untuk keuangan.
Saran-saran penggunaan kartu kredit pun banyak ditemukan. Namun, tidak semua saran tersebut bermanfaat untuk penggunaan kartu kredit. Saran-saran ini ditujukan bagi masyarakat Amerika Serikat, namun bisa diterapkan di Indonesia. Apa saja?
Pertama, menggunakan semua tabungan untuk membayar tagihan.
Jangan sampai menggunakan tabungan untuk membayar utang. Alangkah lebih baik memiliki anggaran tersendiri untuk membayar tagihan kartu kredit. Jangan lupakan mengalokasikan dana darurat untuk kebutuhan mendadak.
Kedua, berhenti membayar tagihan kartu kredit.
Lho apa salahnya. Ya, berhentilah membayar tagihan kartu kredit dan menggunakan bantuan perusahaan untuk menegosiasikan jumlah utang yang dibayar. Itu adalah saran yang terburuk. Itu bisa merusak kualitas kredit seseorang.
Ketiga, menutup akun kartu kredit lawas.
Saran ini terdengar bagus, tapi nyatanya tidak. Panjangnya riwayat kredit seseorang merupakan penilaian dari utang. Menutup akun kartu kredit yang paling lama justru akan membuat dia memiliki riwayat utang yang singkat. Padahal, penilaian utang ini bermanfaat ketika mengajukan pinjaman pembiayaan properti. Peminjam biasanya akan melihat sejarah utang seseorang dan mereka suka dengan riwayat utang yang lebih panjang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya