Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Orang Tua Pun Mulai Memburu Produk Investasi Untuk Mengumpulkan Uang Pendidikan Anaknya.
Dream – Bagi Sahabat Dream yang telah menikah dan memiliki anak, biaya pendidikan menjadi hal yang sangat penting. Ingat, dari tahun ke tahun, pendidikan semakin mahal lho.
Banyak juga yang khawatir anaknya tidak bisa sekolah. Kebanyakan karena biaya pendidikan yang melangit.
Untuk itu, produk keuangan yang menawarkan pengumpulan dana pendidikan pun mulai diincar pasangan muda dan para orangtua. Salah satu instrumen keuangan yang menjadi primadona menghimpun dana pendidikan adalah asuransi pendidikan.
Apa itu asuransi pendidikan? Dilansir dari finansialku.com, Selasa 11 April 2017, asuransi pendidikan adalah gabungan antara produk asuransi dwiguna (endowment insurance) dan unitlink. Manfaat utamanya adalah melindungi orangtua (life insurance) sekaligus memberikan kepastian dana pendidikan anak.
Tapi, tahukah Sahabat Dream kalau asuransi bukanlah satu-satunya instrumen mengumpulkan dana dana pendidikan bagi buah hati?
Pakar keuangan, Ahmad Gozali, mengatakan produk keuangan untuk 'mengamankan' dana pendidikan anak tidak melulu lewat asuransi.
“Kalau mikirnya asuransi saja, itu salah,” kata Gozali ketika ditemui Dream di kompleks Al Azhar, Jakarta, ditulis Selasa, 11 April 2017.
Dia mengatakan ada produk dana pendidikan lain yang dapat dimanfaatkan para orangtua selain asuransi. Produk tersebut dapat berupa tabungan pendidikan atau reksa dana.
Jika ingin berinvestasi pada salah satu produk keuangan ini, Gozali mengatakan orangtua terlebih dulu membuat perencanaan keuangan bagi pendidikan sang anak. Misalnya, lokasi anak sekolah, estimasi biaya, dan jangka waktunya. Jika sudah ketahuan, barulah bisa membuat perkiraan untuk dana investasi.
“Misalnya, untuk pasangan yang baru menikah, produk yang bisa dipilih adalah reksa dana saham atau campuran jika (waktu investasi untuk dana pendidikan) 4 tahun untuk TK dan 7 tahun untuk SD,” kata dia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari