Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Meninjau Pembangunan Stadion JIS. (Foto: Akun Instagram @aniesbaswedan)
Dream – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, belum lama ini meninjau pembangunan Stadion Jakarta International Stadium (JIS). Dari laporan pengembang diketahui pembangunan stadion kebanggaan baru di ibu kota ini sudah rampung 71,75 persen.
Dikutip dari laman Instagram @aniesbaswedan, Jumat 24 September 2021, rumput hybrid sudah mulai dipasang di lapangan utama stadion JIS.
“ Tadi melihat langsung proses pemasangan rumput di lapangan utama stadion,” tulis Anies.

Dia menargetkan lapangan utama akan selesai terpasang pada Oktober 2021. Diharapkan stadion ini bisa digunakan pada akhir tahun ini.
“ Insya Allah kita sudah bisa bermain di lapangan utama pada akhir tahun,” tulis dia.
Sekadar informasi, nantinya Stadion JIS ini akan menjadi “ kandang” bagi klub sepak bola Persija.
Kabar baik ini disambut warganet. Mereka mengapresiasi Anies yang mewujudkan pembangunan stadion di Jakarta.
“ Mantappp, janji terpenuhi, Pak,” tulis @dannigiovani.
“ Siap penuhi tribun Jakmania,” tulis @zalicastello_0902.
“ Kandang @persija,” tulis @juansiregar23378.
“ Semoga diberi kelancaran, Pak. Stadion pertama di Indonesia dengan kapasitas besar tanpa tren lari,” tulis @edrianludy.
Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sempat menjalani pemeriksaan di Gedung KPK pada Selasa, 21 September 2021. Anies dipanggil untuk memberikan keterangan terkait dugaan kasus korupsi pengadaan lahan.
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan, selama pemeriksaan, Anies diminta menjelaskan program rumah DP Rp0. Khususnya terkait anggaran pengadaan lahan di Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur.
" Saksi (Anies) menerangkan mengenai salah satu penyertaan modal kepada Perumda Sarana Jaya yang diperuntukkan bagi pembangunan rumah Rp0," ujar Ali.
![]()
Dalam pemeriksaan ini, Anies berstatus saksi atas tersangka Yoory Corneles Pinontoan. Saat itu, Yoory menjabat sebagai Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya.
Ali menambahkan, keterangan Anies telah dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan. Nantinya, keterangan tersebut akan diuji Jaksa Penuntut Umum.
" Keterangan para saksi tentu detailnya telah tertuang dalam BAP dan saat ini belum bisa kami sampaikan karena akan dibuka seluas-luasnya pada proses persidangan di Pengadilan Tipikor," ucap Ali, dikutip dari Liputan6.com.
Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjelaskan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggilnya untuk menjelaskan seputar program dan peraturan yang berlaku di DKI Jakarta.
" Pertanyaan menyangkut landasan program dan seputar peraturan-peraturan yang ada di Jakarta," ujar Anies.
Untuk diketahui, Anies Baswedan hari ini datang memenuhi panggilan KPK sebagai saksi atas pengadaan lahan di Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur, yang diduga mengandung unsur korupsi.
Secara khusus, Anies menjelaskan jika pertanyaan yang diajukan penyidik KPK terkait program pengadaan rumah di Jakarta.
" Ada 8 pertanyaan yang terkait dengan program pengadaan rumah di Jakarta," ungkapnya.
Namun saat dicecar pertanyaan jurnalis seputar materi pemeriksaan, Anies tidak menjelaskan secara rinci mengenai keterangan yang disampaikannya kepada penyidik. Pun, dia tidak memberikan sedikit penjelasan mengenai proses pengadaan lahan di Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur yang diduga mengandung unsur korupsi.
" Saya berharap penjelasan yang tadi disampaikan bisa bermanfaat bagi KPK untuk menegakkan hukum, menghadirkan keadilan dan memberantas korupsi," kata dia.
Anies sempat menyinggung situasi yang terjadi di ruang pemeriksaan. Dia mengaku mendapat delapan pertanyaan dari penyidik.
Tidak hanya itu, Anies juga diminta menjawab sembilan pertanyaan seputar identitas seperti tempat lahir dan tanggal lahir. Pemeriksaan sempat dijadwalkan selesai pukul 12.30 WIB.
" Tetapi kemudian panjang untuk mereview yang tertulis itu sama. Tuntas semua jam 15.00-an lalu," kata dia, dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
