Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Idul Fitri identik dengan tradisi bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR) untuk anak-anak. Biasanya uang tersebut akan dititipkan kepada orangtuanya.
Di saat yang bersamaan, muncul pula meme atau lelucon yang menganggap bahwa orangtua menawarkan investasi bodong kepada anaknya atas penitipan uang itu. Karena uang THR ini terkadang lupa dikembalikan.
Agar tak dianggap investasi bodong, sebaiknya ajarkan anak cara mengelola uang THR. Berikut ini tips mengelola uang THR untuk anak-anak yang perlu diajarkan sejak dini oleh orangtua.
Dikutip dari Liputan6.com, Perencana Keuangan Ruisa Khoiriyah, menjelaskan THR adalah tradisi khas Lebaran sebagaimana angpau saat imlek.
Menurutnya, ketika anak menerima THR, mungkin itu menjadi pengalaman pertama mereka berkenalan dengan uang.
" Itu jadi kesempatan bagi orangtua untuk mengenalkan tentang uang pada anak dan (mengajarkan) bagaimana mengelola (uang THR) dengan baik," kata Ruisa.
Langkah pertama yang harus dilakukan orangtua kepada anak adalah memberikan pemahaman bahwa uang THR itu bisa dimanfaatkan dengan baik, bukan dihabiskan semuanya untuk kebutuhan belanja atau jajan semata.
" Beri pemahaman pada anak bahwa THR itu bisa dimanfaatkan dengan baik tapi bukan 100 persen dihabiskan untuk konsumsi. Tawarkan pada anak opsi-opsi pengelolaan misalnya, tawarkan dengan pembagian proporsi 50:40:10 untuk konsumsi, tabungan, atau investasi dan berbagi," ujarnya.
Ke dua, hal penting lainnya yakni orangtua harus mengomunikasikan dengan baik agar anak tetap terlibat mengelola THR yang menjadi hak mereka.
Caranya dengan memberi kesempatan kepada anak, dengan menanyakan bahwa uang tersebut dipakai untuk konsumsi apa saja. Hal ini berlaku bagi anak yang sudah mulai paham tentang uang yakni usia 7 tahun ke atas.
" Anak tetap terlibat mengelola THR yang jadi hak mereka, dengan memberi kesempatan mereka memutuskan dipakai untuk konsumsi apa saja, menabung di mana dan sebagainya. Tentu itu berlaku untuk anak yang mulai paham ya usia 7 tahun ke atas," jelas Ruisa.
Menurut Ruisa, terdapat riset yang dilakukan di Amerika Serikat bahwa anak yang dikenalkan lebih awal mengenai cara mengelola uang, maka mereka akan memiliki kebiasaan mengelola uang dengan baik saat beranjak dewasa.
" Ada riset yang pernah dilakukan di AS, bahwa anak yang dikenalkan lebih awal tentang pengelolaan uang, ia akan punya money habit yang baik saat dewasa," pungkasnya.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu