Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Foto: Tangkapan Layar Akun Instagram @rachxl_jael
Dream - Beberapa orang menganggap passion hanya bersifat jangka pendek. Namun, ada juga orang yang menjadikan arti passion sebagai dorongan atau motivasi positif dalam kehidupan jangka panjang yang kemudian akan membawanya pada kesuksesan. Seperti yang dilakukan oleh gadis muda bernama Rachel Jael Herry.
Gadis berusia 21 tahun ini mengubah passionnya menjadi pekerjaan yang selalu ia impikan, yakni menjadi fashion designer. Bidang fashion merupakan salah satu bidang bisnis yang tidak akan pernah hilang termakan oleh zaman.
Melansir laman World of Buzz, Jumat, 1 Juli 2022, berkat menekuni passionnya di bidang fashion, kini Rachel telah memiliki butik sendiri yang ia beri nama Chel Luxury yang terletak di Malaysia.
Rachel bercerita bahwa ia memiliki hobi menjahit ketika berusia 18 tahun. Ayahnya yang pada saat itu bekerja di Singapura, pernah membawakannya sebuah mesin jahit untuk Rachel sebagai oleh-oleh.
Ketika menerima mesin jahit tersebut, gadis muda yang tinggal di Tawau, Sabah ini percaya bahwa dia bisa membuat pakaian sendiri dengan mesin itu. Jadi Rachel pun mencari tutorial menjahit di YouTube dan belajar cara membuat pola dari Google.
“ Hari demi hari, itu menjadi hobi saya, dan saya berpikir mungkin saya harus menjadikan hobi saya ini sebagai pekerjaan," ujar Rachel.
Setelah menjadi lebih terampil, dia memutuskan untuk membuka butiknya sendiri, Chel Luxury pada usia 20 tahun.
Sama seperti memulai bisnis pada umumnya, yang butuh proses. Namun, lambat laun Rachel mulai menerima pesanan dari kliennya untuk membuat rancangan baju ataupun gaun khusus (custom).
Rachel juga membagikan baju rancangannya ke media sosial melalui akun Instagram dan TikTok pribadinya. Namun, dia tak menyangka videonya menjadi viral. Dari situlah Rachel semakin banyak pesanan.

Perancang muda itu mengatakan bahwa dia akan segera menempuh pendidikan pada bulan Agustus untuk mengambil gelar Diploma Desain Mode, karena dia ingin mempelajari lebih banyak hal lagi.
Untuk mendapat pakaian yang dirancang khusus olehnya, Rachel meminta para pelanggan yang bertempat tinggal jauh dari lokasi butiknya, untuk mengirimkan ukuran tubuh mereka. Setelah selesai, Rachel akan mengirimkan pakaian kepada pelanggannya tersebut melalui pos.

Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih