Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Tangkapan Layar Akun TikTok @ervicristine
Dream - Bekerja di luar negeri menjadi pilihan banyak orang untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Meski jauh dari tanah kelahiran, bekerja di luar negeri dianggap menjadi jalan cepat untuk mengumpulkan uang.
Arab Saudi, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, dan Taiwan, merupakan beberapa negara tujuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk mengadu nasib. Ada pula pekerja migran Indonesia yang bekerja di negeri jiran, Malaysia dan Singapura.
Memang banyak cerita pilu dialami para TKI, terutama pekerja migran wanita atau yang lebih karib disebut TKW. Meski begitu, tidak sedikit pula kisah sukses para pahlawan devisa itu. Mereka bisa membeli sawah, ladang, juga membangun rumah gedongan.
Banyak dari mereka yang sukses kehidupannya berubah. Termasuk pula gaya hidupnya. Bila saat berangkat mungkin tidak mengenal perawatan, setelah pulang dari negeri orang berubah glowing. Kulit cerah, terawat.
Seperti yang dialami wanita pemilik akun TikTok @ervicristine yang memilih Hong Kong sebagai negeri pendulang uang. Lewat TikTok, dia mengunggah video perubahannya setelah bekerja sebagai TKI.
Sebelumnya dia terlihat lebih kurus dengan riasan seadanya. Namun, dalam potret selanjutnya nampak perubahannya yang makin glow up.
" Sumpah nangis banget liat muka dulu sekuruuuss itu," tulisnya dalam caption.
Namun di balik wajah glowing itu tersimpan kisah suram. Lewat videonya itu, dia menceritakan prahara rumah tangganya dengan sang mantan suami. Biduk rumah tangganya harus kandas karena masalah ekonomi.
Wanita itu mengaku dulunya pernah bertubuh gemuk. Namun semakin kurus, bobot tubuhnya pernah mencapai kurang lebih 38 kilogram. Setelah melahirkan, wanita bernama Ervi ini kembali bekerja untuk membantu keuangan rumah tangganya.
" Ini foto pas aku baru 1 bulan sc, di mana aku kembali bekerja untuk memenuhi kebutuhan anak dan bantu suami. Sumpah di sini aku masih pakai gurita karena perut masih belum normal," tuturnya.
Ervi kemudian memutuskan untuk menjadi TKI. Dia pun harus menjalani pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK).
" Ini foto kita trakhir bertiga sebelum akhirnya mutusin pegi ke yayasan. Di sini anak aku ulang tahun ke-2," tulisnya.
Namun sayang, rumah tangganya harus kandas. Menurut Ervi, suaminya telah lepas tanggung jawab.
" Doi itu penyayang banget sama anak. Tapi dia lupa sebagai laki-laki dalam tanggung jawab nafkah untuk keluarga. Malas dan harus diperintah," ungkapnya.
Kondisi tersebut membuatnya stres dan akhirnya memutuskan untuk cerai dari suaminya. Ervi mengaku tidak kuat dengan tingkah suaminya tersebut.
" Ini dua bulan di Hong Kong. Sampai pernah stress bgt trus motong rambut krna keadaan yang selalu ngedesak. Dan di tahun 2021 aku mutusin buat resmiin sidang cerai sama doi. Krna emg udah gak kuat. Doi lupa sama tanggung jawab sebagai suami," jelasnya.
Dengan hasil kerjanya tersebut, dia berhasil memenuhi kebutuhan keluarga serta anaknya. Selama bekerja sebagai TKI di Hong Kong pun Ervi memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya. Dia tetap berusaha menamatkan kuliahnya meski sibuk bekerja.
" Ini sudah masuk semester 3. Tetap lanjut walaupun kerjaan semakin susah diatur. Berharap bisa lanjut sampai lulus nanti baru mutusin pulang ke Indonesia," katanya.
Meski telah cerai, Ervi dan suaminya masih tetap bertanggung jawab untuk mengurus anak. Dia pun mendoakan mantan suaminya agar mendapatkan jodoh yang lebih baik dari dirinya.
" Meskipun begitu, kita tetaplah orang tua Via yang sama-sama bertanggung jawab buat dia. Selamat hari ayah 19 Juni 2022 buat kamu Agus. Sehat selalu ya. Inget nafkahnya buat Vianya. Semoga kamu dapat yang lebih baik dari aku," pungkasnya.
@ervicristine Sumpah nangis bgt liat muka dulu sekuruss itu🥹 #MakeNightsEpic ♬ are you ready? - boygmg_
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya