Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Pemerintah Mendorong Startup Berkembang Di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat signifikan bagi perekonomian Indonesia dan dunia. Namun, ekonomi digital Indonesia masih dapat tumbuh 11 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Menurut laporan, pada tahun 2019 tingkat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia telah mencapai 49 persen pertahun sejak 2015 sampai 2019. Tapi, ada industri yang pertumbuhannya stagnan, bahkan terkontraksi, seperti pariwisata, manufaktur, dan keuangan.
“ Sebagai salah satu sektor yang kuat, pemerintah berharap ekonomi digital dapat terus bertumbuh menghadapi krisis dan untuk kedepannya,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S Uno, dalam konferensi pers pada Selasa 27 April 2021.
Salah satu ekonomi digital yang sedang bertumbuh dan berkembang saat ini adalah startup digital. Pemerintah, melalui Baparekraf for Startup (BEKUP), membantu startup digital untuk dapat berkolaborasi dan bertumbuh menjadi lebih besar dan lebih baik.
“ Pemerintah berkomitmen dan mendukung perkembangan startup digital, tidak hanya sebagai legulator, namun juga sebagai fasilitator dan akselerator dengan mendorong kewirausahan digital serta turut mempercepat dan mendukung pertumbuhan startup digital baru,” kata Sandiaga.
Melihat trend digitalisasi global yang kuat di Indonesia, pandemi yang terjadi sekarang ini mempengaruhi seluruh aspek kehidupan terutama digitalisasi.
Semakin banyak orang yang menggunakan internet, sosial media, semakin banyak orang juga yang berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia melalui digitalisasi.
“ Potensi digital ekonomi Indonesia yang sangat besar juga terlihat dari perkembangannya yang pesat, dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 49 persen pertahun,” kata Pengurus Inti Coworking ID dan Ketua Pelaksana BEKUP 2021 Tahapan Accelerate, Andi Saptari.
Meski potensi digital ekonomi seperti startup sangat tinggi, tapi tetap memiliki tantangan tersendiri.
Menurut data CB Insight terdapat 90 persen startup gagal karena berbagai faktor.
Misalnya, produk yang tidak sesuai dengan market, kurangnya pendanaan, rendahnya kualitas talent dan manajemen, dan lainnya.
“ Namun startup ini bukan tanpa tantangan, karena di tengah hype dan pertumbuhan entrepreneurship di Indonesia, tidak dapat dipungkiri data yang menunjukan bahwa lebih dari 90 startup itu gagal, dan disebabkan oleh beberapa faktor,” kata Andi.
Melihat tantangan yang begitu besar bagi para startup, pemerintah bersama Kemenparekraf membuat BEKUP 2021 untuk membantu para startup dapat terus bertumbuh dan berkembang, serta meminimalkan kegagalan bagi para pelaku startup Indonesia.
Dengan adanya event ini pula diharapkan dapat mampu memulihkan dan mempertahankan perekonomian Indonesia menjadi lebih baik selama dan paska pandemic Covid-19.
(Laporan: Josephine Widya)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya