Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Generasi Milenial Bisa Membeli SBR-003 Dengan Uang Rp1 Juta.
Dream – Generasi milenial memang menjadi minta semua pihak. Tak hanya swasta, generasi Y juga sedang menjadi incaran pemerintah. Buktinya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah merancang sebuah produk Surat Utang Negara (SUN) yang bisa dibeli generasi ini.
Kemenkeu mengaku akan memberi kesempatan generasi milenial untuk memiliki surat utang ritel pemerintah. Generasi Y bisa membeli produk keuangan ritel dengan uang Rp1 juta.
Dikutip dari Merdeka.com, Jumat 11 Mei 2018, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman, mengatakan produk investasi baru itu berupa Saving Bond Ritel (SBR) 003.
Penerbitan instrumen keuangan ini akan dilakukan pada 14 Mei 2018 dan menyasar investor berusia di bawah 40 tahun.
“ Yang kami sasar adalah adalah generasi muda, bukan hanya 40 tahun ke bawah, tapi juga generasi milenial. Mereka sudah bekerja dan punya income, ingin punya instrumen investasi. Ini yang kami sediakan,” kata Luky di Jakarta.
Dia mengatakan pemerintah mempermudah penjualan SBR 003. Investor bisa membelinya secara online.
“ Kami ingin mempermudah. Jadi, kalau selama ini beli bond dianggap suatu instrumen yang sangat high profile, harus ke bank dan sebagainya, kami ingin mempermudah. Ini bagian upaya kami untuk mendalami pasar sekaligus untuk financial inclusion,” kata dia.
Luky mengatakan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online ini memiliki tenor selama 2 tahun. Pemesanan minimal sebesar Rp1 juta dan maksimal sebesar Rp3 miliar. Pelelangan SUN ritel secara online ini akan menggandeng 9 calon mitra distrubusi.
“ Untuk 6 bank ada Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, BCA, Bank Permata, dan DBS. Untuk perusahaan efek, (ada) Trimega Sekuritas dan Bareksa Sekuritas. Kalau perusahaan fintech ada Investree,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya