Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Pasar modal Indonesia pagi ini masih membuka perdagangan dengan melanjutkan pelemahan yang dialaminya kemarin. Beruntung pelemahan ini hanya berlangsung sesat karena indeks yang bergerak fluktuatif akhirnya bisa berjalan di zona hijau.
Sentimen Pemilihan Presiden (Pilpres) yang makin mendekat, membuat pelaku pasar mengambil posisi. Terlebih lagi, pemodal asing kemarin juga sudah mulai menggelar aksi jual saham setelah tiga hari sebelumnya memburu saham-saham murah. Asing pagi ini juga mencetak nett sell sebesar Rp 4,09 miliar.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jumat, 4 Juli 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 4,29 poin (0,09%) ke level 4.884,44.
Koreksi masih terjadi di sesi pembukaan meski dengan pelemahan yang sedikit menurun. IHSG turun 3,36 poin (0,07%) ke level 4885,36.
Pelaku pasar tampaknya tak ingin terlalu larut dalam tren turun jelang perdagangan akhir pekan ini. Aksi beli saham di awal perdagangan, akhirnya membawa IHSG menembus zona hijau.
Berbeda dengan IHSG yang buru-buru masuk zona hijau. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sedikit terlambat masuk zona positif.
ISSI pada sesi pra pembukaan perdagangan sempat turun 0,23 poin (0,14%) ke level 160,52. Adanya aksi beli pemodal membuat laju indeks bergerak fluktuatif di sesi awal perdagangan ini.
Hingga 5 menit perdagangan saham, indeks ISSI mencetak level tertingginya dengan menembus level positif di posisi 160,77.
Sama dengan ISSI, indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga harus berjuang keras untuk menembus zona hijau. JII dibuka turun 1,47 poin (0,22%) ke level 660,35 pada sesi pra pembukaan.
Untuk saat ini, indeks saham unggulan syariah ini masih bergerak fluktuatif dan sempat menembus zona hijau di level 661,97.
Dari kawasan Asia, laju indeks bursa saham utama juga bergerak variatif. Indeks SSEC Shanghai masih bergerak di zona merah. Sementara Nikkei, Hang Seng, dan Strait Times masih nyaman melaju di teritori positif.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya memperkirakan sentimen Pilpres masih akan tetap dominan. Ketatnya persaingan, memang telah membuat sebagian dari pemodal asing kemarin sudah mulai melakukan posisi jual.
" Untuk hari ini, apakah sentimen positif atau negatif yang lebih berperan, sepertinya pelaku pasar tetap harus melihat kondisi pasar pada awal perdagangan," ujarnya.
IHSG diperkirakan bakal tetap bergerak bervariasi diantara suport 4875 - 4925 dimana hanya penembusan atas resisten di 4925 yang akan memberikan signal positif.
Jika IHSG bergerak turun, saham-saham komoditas, terutama logam, dan saham-saham konstruksi bisa menjadi pilihan untuk saham defensif. Saham-saham properti juga kemarin mulai bergerak, meski, untuk saham di sektor ini, pemodal sebaiknya lebih berhati-hati.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya