Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Justin Bieber (Instagram @justinbieber)
Dream - Penyanyi Justin Bieber mengklaim H&M telah menjual merchandise bergambar dirinya tanpa persetujuannya. Hingga dia melontarkan kritikan pedas di Instagram.
Kritikan dari pelantun Never Say Never itu lantas membuat H&M menarik semua produksinya, yang berhubungan dengan Justin Bieber.
" Saya tidak menyetujui koleksi merchandise yang mereka pasang di H&M .. semua tanpa izin dan persetujuan saya," tulis Bieber.
Bahkan dia mengatakan kepada 270 juta followernya untuk tidak membeli pakaian “ sampah” merek H&M.
" KECEWA, SAYA TIDAK AKAN MEMBELINYA JIKA SAYA MENJADI KAMU," tulisnya.
" MERCH H&M YANG MEREKA BUAT DARI (gambar) SAYA ADALAH SAMPAH DAN SAYA TIDAK MENYETUJUINYA, JANGAN MEMBELINYA,” imbuhnya.
Adapun koleksi H&M yang dipermasalahkan suami Hailey Bieber itu sweater bertulisan 'World Tour', case ponsel dengan potongan lirik dari lagu 'Ghost' hingga tote bag bergambar Justin Bieber.

H&M yang diketahui bermarkas di Swedia menanggapi kritikan Bieber bahwa pihaknya telah mengikuti prosedur yang layak.
" Seperti semua produk dan kemitraan berlisensi lainnya, H&M telah mengikuti prosedur persetujuan yang layak," demikian pernyataan H&M.
Menurut Forbes, H&M kembali merilis pernyataan lanjutan, " Tetapi untuk menghormati kolaborasi itu dan Justin Bieber, kami telah menarik koleksi tersebut dari toko kami dan secara online."
Dream - Satu lagi perusahaan dunia yang memutuskan untuk mengurangi karyawan melalui pemutusan hubungan kerja alias PHK. Kali ini datang dari industri fashion, yakni Hennes & Mauritz AB (H&M) yang dikabarkan memangkas 1.500 pekerja dalam upaya penghematan biaya.
Perusahaan yang bermarkas di Stockholm dan kini beroperasi di lebih dari 28 negara itu sedang mengurangi biaya di tengah melemahnya permintaan konsumen.
Pada bulan September 2022, H&M telah merencakan penghematan dua miliar Swedia per tahun. Manajemen H&M mengatakan, biaya restrukturisasi sebesar 800 juta Swedia atau sekitar US$75,80 juta akan dianggarkan pada kuartal keempat.
" Program biaya dan efisiensi yang telah kami mulai melibatkan peninjauan organisasi kami dan kami sangat menyadari fakta bahwa kolega akan terpengaruh oleh hal ini," kata Chief Executive Helena Helmersson.
© Dream
" Kami akan mendukung rekan-rekan kami dalam menemukan solusi terbaik untuk langkah mereka selanjutnya," tambahnya.
Sumber: The Economic Times
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya