Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Aplikasi media sosial Foursquare, yang menggunakan basis lokasi sebagai kelebihannya, tidak hanya berganti pimpinan, tetapi juga strategi bisnis.
Seperti dilansir dari Saudigazette, Rabu, 27 Januari 2016, Foursquare berencana menggeser fokus bisnis mereka dari aplikasi untuk konsumen menjadi aplikasi untuk bisnis. Namun Foursquare masih tetap menyediakan aplikasi bagi konsumen.
Perusahaan mengklaim aplikasi, termasuk aplikasi rekomendasi dan permainan berbasis lokasi Swarm, memiliki lebih dari 50 juta pengguna aktif bulanan. Namun bagi investor yang menginginkan pertumbuhan yang signifikan, angka tersebut masih dirasa kurang.
Karena itulah, Foursquare diam-diam menggeser strategi dengan membuat layanan berbasis data lokasi dan iklan yang ditujukan untuk bisnis yang mereka namakan Pinpoint.
Layanan baru ini tidak untuk menarik pengguna baru aplikasi Foursquare, namun memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan data lokasi sehingga mereka bisa mengirimkan iklan tepat sasaran menggunakan aplikasi mereka sendiri.
Menggunakan data lokasi untuk mengirim iklan yang relevan adalah model bisnis lama Foursquare. Tetapi dengan Pinpoint, Foursquare tidak hanya menjalankan iklan dalam aplikasi itu sendiri. Aplikasi ini juga tidak hanya menjual data lokasi penggunanya ke jaringan iklan. Tetapi menyediakan data lokasi dalam jumlah besar yang dikumpulkan Foursquare selama ini.
Selama ini banyak aplikasi yang bisa mengakses koordinat GPS kita, tetapi mencocokkan koordinat itu dengan tempat yang sebenarnya - seperti restoran, gym atau rumah - sangat sulit. Karena itu, Pinpoint menjadi jalan tengah bagi perusahaan yang ingin mendapatkan data lokasi agar bisa mengirim iklan yang relevan.
Selama bertahun-tahun, pengguna Foursquare telah membantu perusahaan ini menyusun database lokasi yang sangat besar. Ketika seseorang check-in ke suatu tempat menggunakan Swarm, aplikasi baru Foursquare, perusahaan mencatat koordinat penggunanya, membantu menentukan semua koordinat berbeda terkait dengan bisnis atau tempat lainnya.
Foursquare mengatakan tidak dapat mengungkapkan siapa mitranya, atau berapa banyak data smartphone penggunanya yang akan digunakan. Foursquare juga mengatakan pergeseran fokus bisnis ini akan menjadi sumber pendapatan utama perusahaan ke depannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya