Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Gojek Akan Mendapatkan Dana Jumbo Dari Google.
Dream – Dompet perusahaan ojek online, PT Gojek Indonesia, kemungkinan bakal semakin tebal. Perintis jasa ojek berbasis aplikasi ini dikabarkan bakal menerima suntikan dana dengan nilai fantastis US$1,2 miliar atau setara Rp16 triliun.
Mengutip laman Techcruch, Jumat, 19 Januari 2017, suntikan dana bernilai belasan tersebut berasal dari tiga investor ternama di negaranya. Dua diantaranya adalam korporasi kakap dunia yaitu Google, yang kini berganti nama menjadi Aphabet Inc, dan Temasek.
Sementara satu perusahaan lainnya adalah Meituan Dianping yang merupakan perusahaan merger dari dua penguasa e-Commerce ternama China yang memiliki valuasi US$30 miliar.
Menurut sumber TechCruch kesepakatan modal baru itu diperkirakan terjadi pada pekan ini. Meski kepastian kabar investasi itu kemungkinan sulit diketahui karena sejarah GoJek yang tak pernah mengungkapkan investasi baru.
Dikabarkan investor yang sudah menanamkan dananya seperti KKR, Warburg Pincus, Sequoia Capital, Northstar Group, DST Global dan NSI Ventures akan ikut berpartisipasi dalam investasi baru Gojek itu. Tapi, tak diketahui berapa porsi modal yang akan diberikan masing-masing investor.
Sedangkan raksasa e-Commerce China, JD.com, kemungkinan baru akan menambah modal pada tahun berikutnya dengan nilai yang belum bisa dipastikan.
Google menolak berkomentar tentang rencana investasi ke Gojek. Sementara manajemen Gojek, Temasek dan Meituan Dianping belum memberikan tanggapan tentang investasi Rp16 triliun itu.
(Sah)
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol