Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
© MEN
DREAM.CO.ID - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. menandatangani pinjaman berjangka baru senilai total Rp4,65 triliun dengan tenor empat tahun. PT Bank DBS Indonesia dan United Overseas Bank Limited bertindak sebagai mandated lead arrangers.
Dana ini akan digunakan untuk melunasi pinjaman yang masih berjalan dari fasilitas sebelumnya yang disepakati pada November 2022 dengan sisa pinjaman sebesar Rp467 miliar per Juni 2025.
Sementara sisa alokasi pinjaman akan digunakan untuk kebutuhan korporasi umum yang mendukung pertumbuhan Perseroan, termasuk alokasi untuk investasi dan modal kerja.
Chief Financial Officer GoTo, Simon Ho, mengapresiasi dukungan dari mitra perbankan, yang menunjukkan kepercayaan terhadap ketahanan dan prospek bisnis GoTo, seiring dengan upaya perusahaan untuk terus bertumbuh dalam beberapa bulan dan tahun ke depan.
“ Fasilitas baru ini memperkuat posisi keuangan kami sekaligus memberikan fleksibilitas tambahan untuk mendorong pertumbuhan dan efisiensi ekosistem," kata Simon Ho dalam siaran pers, dikutip Selasa, 23 September 2025.
Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Anthonius Sehonamin, menyampaikan kolaborasi ini mencerminkan peran PT Bank DBS Indonesia sebagai mitra terpercaya yang menyediakan solusi keuangan inovatif bagi pengembangan ekonomi digital Indonesia.
" Bersama GoTo, kami ingin membuka peluang baru yang tidak hanya memperkuat usaha mereka, tapi juga memberi nilai tambah yang lebih luas bagi masyarakat dan perekonomian bangsa ke depan," ungkap Simon yang mengaku bangga bermitra dengan GoTo dalam mendampingi pertumbuhan bisnisnya.
Hal senada disampaikan Wholesale Banking Director PT Bank UOB Indonesia, Harapman Kasan, yang telah memberikan fasilitas pinjaman pertama pada tahun 2020.
" Fasilitas ini menegaskan pentingnya membangun kemitraan jangka panjang dengan korporasi terkemuka seperti GoTo untuk mendukung perkembangan berkelanjutan sektor digital Indonesia," ungkapnya.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
