Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perayaan 50 Tahun Polytron (Foto: Istimewa)
DREAM.CO.ID - Brand legendaris Indonesia, Polytron, merayakan usianya yang ke-50 dengan puncak acara berupa Polytron Fest 50th Anniversary yang digelar di Plaza Barat Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada 19–21 September 2025. Festival serupa dari perusahaan yang berbasis di Kudus, Jawa Tengah ini akan berlanjut di Semarang pada 4–5 Oktober 2025 di Gajah Mada Plaza.
Dalam perayaannya, Polytron meluncurkan kampanye Always on yang mengangkat " Kisah Kita Bersama" dan berkolaborasi dengan musisi Sal Priadi. Kampanye ini menegaskan bahwa perjalanan separuh abad Polytron bukan hanya tentang sebuah merek nasional, melainkan kisah kolektif seluruh masyarakat Indonesia dari ruang tamu hingga dapur, dari hiburan hingga keseharian.
“ Kami memiliki strategi 3i (Invention, innovation dan improvement) dengan personalisasi produk yang relevan bagi setiap generasi, kami ingin terus menjadi bagian dari kisah hidup masyarakat Indonesia,” ujar Head of Group Product Home Appliances, Albert Fleming di Jakarta, dikutip Senin, 22 September 2025.
Berdiri sejak tahun 1975 di Kudus, Polytron sudah mampu melahirkan produk elektronik sendiri meskipun pasar kala itu dikuasai produk Eropa dan Jepang.
Polytron berkembang menjadi pionir elektronik nasional yang menghadirkan produk relevan bagi masyarakat, mulai dari televisi hitam putih pertama hingga diversifikasi produk modern seperti kendaraan listrik dan laptop Polytron Luxia.
Selain itu, Polytron Fest 50th Anniversary menghadirkan beragam aktivitas lain, mulai dari konser musik yang dimeriahkan oleh artis papan atas seperti Sal Priadi, Yura Yunita, Anji, RAN dan penyanyi lainnya.

Selain panggung hiburan, kegiatan ini juga menghadirkan Fun Run 5K dan 2,5K dengan sinkronisasi Live DJ Streaming Experience pertama di Indonesia. Peserta bisa menikmati musik DJ real-time melalui gawai hanya dengan memindai QR code sepanjang rute.
Aktivasi lainnya adalah padel competition, pertandingan antar komunitas, coaching session padel, hingga berbagai aktivitas menarik lainnya selama perayaan. Dengan konsep inklusif ini, Polytron Fest menjadi ruang kebersamaan yang merangkul berbagai lapisan masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi 50 tahun, Polytron juga menghadirkan promo spesial berupa undian berhadiah 1 unit mobil listrik Polytron G3+ Series, 5 unit motor listrik Polytron Fox-R, produk elektronik, hingga cashback hingga Rp500.000.
Eksklusif di Polytron Fest, pengunjung bisa mengikuti lelang diskon 50% untuk 50 pembeli pertama setiap harinya selama flash sale di Plaza Barat GBK serta berkesempatan memenangkan merchandise menarik dan doorprize senilai jutaan rupiah.
Lebih dari sekadar perayaan, Kisah Kita Bersama juga diwujudkan melalui program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) yang dijalankan bersama Pemerintah Daerah Kudus untuk mendukung percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (PKE) di Jawa Tengah.
Program ini menargetkan pembangunan 100 rumah hingga akhir 2025, menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar pabrik Polytron.

“ Upaya pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan sendiri, perlu langkah kolaboratif antara pemerintah dan swasta. Polytron sebagai ikon kebanggaan masyarakat Kudus dan Jawa Tengah telah menunjukkan kepeduliannya dengan menghadirkan program RSLH ini. Kami percaya inisiatif bersama seperti ini akan membawa dampak yang lebih luas dan nyata,” tutur Hasan Asyari, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Kaliwungu, Kudus.
Salah satu penerima manfaat program RSLH, Ahmad Syaifullah, menuturkan, sebelum mendapat bantuan rumah, kondisi tempat tinggalnya jauh dari layak, sering bocor saat hujan dan tidak nyaman.
" Kini rumah kami lebih aman, sehat, dan layak huni. Saya berterima kasih kepada pemerintah daerah dan Polytron yang telah memberi harapan baru, semoga semakin banyak keluarga lain yang bisa merasakan manfaat seperti kami," ungkapnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya