Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
YouTube Sekretariat Presiden
DREAM.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih untuk lima kementerian, pada Senin, 8 September 2025. Salah satu menteri yang telah resmi dilakukan Presiden adalah Purbaya Yudhi Sadewa.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menduduki posisi Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Dunia birokrasi bukan hal baru bagi pria yang berusia 61 tahun ini. Selain menjadi Ketua LPS, Purbaya juga pernah menjabat posisi strategis di sejumlah Kementerian Koordinator.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut profil Purbaya Yudho Sadewa, Menkeu baru di kabinet Merah Putih 2024-2029.
Purbaya Yudhi Sadewa merupakan pria kelahiran Bogor, 7 Juli 1964. Dikenal pintar, Purbaya menyelesaikan pendidikan tinggi di kampus bergengsi Institut Teknologi Bandung (ITB). Dengan membawa gelar Sarjana Teknik Elektro, Purbawa lantas melalang buana untuk menimba ilmu di luar negeri.
Diketahui Purbaya pernah kuliah di Purdue University, AS dan meraih gelar MSc dan Ph.D dalam bidang Ilmu Ekonomi.
Usai menyelesaikan pendidikan bidang ekonomi di luar negeri, Purbaya memutuskan untuk melenggang ke dunia kerja.
Purbaya mengawali karier profesionalnya sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA pada tahun 1989 hingga 1994.
Meski menggenggam gelar sarjana teknik, dunia ekonomi telah menjadi panggilan hidupnya. Purbaya pindah ke dunia riset ekonomi dengan menjadi Senior Economist di Danareksa Research Institute sejak 2000 hingga 2005.
Moncer sebagai ekonomi, Purbaya mendapat kepercayaan dari Kementerian BUMN saat diangkat menjadi Direktur Utama PT Danareksa Securites Pada tahun 2006 hingga 2008.
Pada periode yang sama, Purbaya juga menjabat sebagai Chief Economist Danareksa Research Institute (2005 hingga 2013). Sementara pada tahun 2013-2015, Purbaya dipercaya untuk menjadi anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero).
Memiliki karier moncer di dunia profesional, Purbaya akhirnya dilirik pemerintah untuk terjun ke dunia birokrasi. Kiprahnya diawali sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian pada tahun 2010 hingga 2014. Ia juga menjadi Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) yang dipimpin Chairul Tanjung.
Kiprahnya di dunia birokrasi masih terus berlanjut saat Purbaya dipercaya menjabat sebagai Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden pada 2015. Di saat bersamaan, Purbaya juga dipercaya menjadi Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kemenko Polhukam selama setahun pada tahun 2015 hingga 2016.
Lalu, Purbaya dipercaya menjadi Wakil Ketua Satgas Debottlenecking (Pokja) IV dan Staf Khusus bidang Ekonomi Kemenko Maritim (2016 hingga 2020). Kemudian menjadi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Kemaritiman dan Investigasi (2018 hingga 2020).
Pada tahun 2020, Purbaya diangkat menjadi Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020.
Kini, Purbaya baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya