Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Ilustrasi Penumpang Kapal. (Sumber: Merdeka.com)
Dream - Jumlah penumpang di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Pelabuhan Tual, dan Pelabuhan Pontianak pada H-12 mengalami kenaikan drastis.
Lonjakan penumpang terlihat dari data Lebaran tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Bahkan, ada pelabuhan yang kenaikan penumpangnya hingga 600 persen.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Hemi Pamurahardjo, mengatakan jumlah penumpang di Tanjung Balai Karimun sebanyak 3.610 penumpang atau naik 613,02 persen dibandingkan dengan tahun 2015 yang berjumlah 507 penumpang.
Penumpang pada Pelabuhan Tual sebanyak 1.010 naik 402,49 persen dibanding tahun 2015 yang berjumlah 201 penumpang. Sedangkan Pelabuhan Pontianak mengalami lonjakan penumpang sebanyak 1.101 atau naik 269,46 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2015 yang hanya berjumlah 298 penumpang.
" Lonjakan penumpang tersebut berdasarkan laporan harian yang diterima Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2016 pada hari Sabtu 25 Juni 2016 pukul 18:01 WIB sampai dengan tanggal 26 Juni 2016 pukul 06:00 WIB," kata Hemi di Jakarta dilansir dari keterangan tertulisnya.
Sementara itu, kata Hemi, berdasarkan hasil pemantauan CCTV terhadap 18 pelabuhan yang dipantau secara acak dan real time, dilaporkan belum ada lonjakan penumpang. Tak hanya itu, tidak ada penumpang di pelabuhan yang tidak terangkut oleh kapal penumpang yang beroperasi pada pelabuhan itu.
Dia mengatakan pemantauan terhadap 52 plabuhan di Indonesia merupakan bagian dari langkah antisipatif Kementerain Perhubungan untuk memastikan kesiapan sarana dan pra sarana transportasi telah berjalan dengan baik.
" Hal ini juga merupakan implementasi dari fokus kerja Kemenhub untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan jasa transportasi kepada masyarakat," kata dia. (Ism)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
