Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Ilustrasi
Dream - Pemerintah berencana membuka asuransi untuk pertanian pada bulan ini. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) bakal menjadi menjadi pilihan pemerintah untuk memberikan layanan tersebut kepada masyarakat.
" Dalam Undang-Undangnya begitu, hanya satu BUMN yang meng-cover asuransi pertanian ini. Dan pihak Jasindo katanya mau meng-cover sendiri," ujar Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dumoly Pardede di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2015.
Menurut Dumoly, konsorsium sejumlah perusahaan asuransi tidak diperlukan mengingat asuransi ini masih mencakup lahan pertanian untuk padi. Dengan cakupan asuransi ini, hanya OJK menganggap hanya dibutuhkan satu perusahaan asuransi.
" Kami tidak bisa paksa perusahaan asuransi ini konsorsium. Lagipula, sebelumnya kan asuransi untuk sawah dan teman-temannya. Sekarang, untuk awal, baru sawah dulu dan Jasindo saja sudah cukup," tegasnya.
OJK, lanjut Dumoly, sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN untuk merancang skema asuransi pertanian.
" Skema yang diterapkan adalah Asuransi Usaha Tani Padi yang 20 persen dibayar petani dan 80 persen dibayar pemerintah," jelasnya.
Untuk itu, Dumoly menyebutkan pemerintah telah menyediakan anggaran sebesar Rp 150 miliar yang mencakup 1 juta hektar lahan pertanian di tahun 2015.
" Kita perkirakan lahan yang berisiko, seperti kena banjir,gagal panen, hama, sekitar 1juta/tahun dari luaspanen 12,3 hektar atau 7,69 persen," tandasnya.
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?