Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jasindo Syariah Dan BPRS Artha Madani Menjalin Kerja Sama Di Bidang Penjaminan Pembiayaan.
Dream - PT Asuransi Jasindo Syariah, menjalin kerja sama dengan BPR Syariah Artha Madani dalam penjaminan pembiayaan.
Kesepakaan itu tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) ini ditandatangani Direktur Utama Jasindo Syariah, Firman Sofyan, dan Direktur Utama Artha Madani, Cahyo Kartiko.
Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak bekerja sama dalam penjaminan pembiayaan untuk kepemilikan kendaraan bermotor (KPB), ketidakmampuan pelunasan pembayaran (KPP), dan kebakaran. Nilai penjaminan yang diberikan BPRS Artha Madani mencapai Rp2 miliar.
" Kami men-support lembaga bisnis BPRS karena mereka direct ke consumer," kata Firman di Jakarta, Rabu 28 September 2016.
Firman menjelaskan, keputusan untuk menjalin kerjasama dengan bank syariah selama ini didasarkan pada rasion pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) dari sebuah perusahaan.
" Kami cover bagaimana pembiayaan bermasalah tidak tinggi. Kompensasinya, BPRS membayar premi kepada kami," kata dia.
Sementara itu, Cahyo menyambut baik kerja sama dengan Jasindo Syariah. Menurut mereka, kerja sama seperti ini sangat diperlukan.
" Kami berhadapan langsung dengan end user. Nasabah di sektor mikro sering tidak mendapatkan penjaminan atas pembiayaan (syariah). Yang umum, kan, asuransi atas jiwa," kata dia.
Selain itu, Cahyo mengatakan BPR Syariah kesulitan untuk mengakses penjaminan pembiayaan, terutama asuransi KPP. Dia mengatakan selama ini penjaminan atas pembiayaan ini hanya terdapat untuk bank umum, bukan BPR.
" Asuransi ketidamampuan pembiayaan tidak bisa diakses BPRS dan biasanya bank umum (yang bisa mengakses). Alhamdulillah, Jasindo Syariah bersedia," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya