Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur
Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif
Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Menegaskan Tak Ada Bunga Yang Dibebankan Oleh Bank Wakaf.
Dream – Pemerintah terus membuka peluang pengusaha kecil dan mikro untuk mengakses pembiayaan. Salah satu cara yang ditempuh adalah mendirikan bank wakaf. Pemerintah menegaskan bank wakaf tidak memiliki bunga.
Dikutip dari setkab.go.id, Jumat 19 Januari 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bank wakaf dibuka di lingkungan pesantren untuk memberikan pembiayaan kepada usaha mikro dan kecil, yang ada di lingkungan pondok pesantren. Dia juga menegaskan tak ada bunga yang dikenakan oleh bank wakaf.
“ Itu bukan bunga, (melainkan) biaya administrasi,” kata Jokowi dalam acara “ Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2018” di Grand Ballroom The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta.
Biaya administrasi yang dibebankan sebesar 3 persen. “ Memang biaya administrasi untuk industri keuangan ini ya kurang lebih angkanya segitu,” kata mantan gubernur DKI Jakarta.
Jokowi akan terus membuka akses pembiayaan untuk usaha mikro dan kecil. Tujuannya, agar angka ketimpangan di Indonesia terus menurun.
“ Ini akan terus kami buka sehingga usaha-usaha mikro, usaha-usaha kecil harus kami perhatikan kalau ingin ketimpangan di negara kita terus menyempit,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Umum Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, mengatakan skema pembiayaan bank wakaf mikro ini adalah pinjaman tampa agunan dengan nilai maksimal Rp3 juta.
Pinjaman ini akan diberikan kepada kelompok dengan anggota 5 orang yang akan diiringi dengan program pemberdayaan dan pendampingan.
“ Program ini kami yakini akan sangat membantu masyarakat kecil, serta usaha mikro dan kecil untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitasnya,” kata Wimboh di tempat yang sama.
Dia juga berkata, saat ini, ada 11 bank wakaf yang telah beroperasi dan 9 masih dalam proses perizinan. “ Pengembangan lembaga keuangan mikro syariah diharapkan bisa mempercepat akselerasi pengembangan ekonomi syariah secara keseluruhan,” kata Wimboh. (ism)
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya

Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa