Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Ayub (merdeka.com)
Dream - Pepatah modern berkata: bekerja keraslah sampai orang bilang kita pelihara pesugihan. Anekdot itu mengajarkan kita terus bekerja pantang menyerah hingga sukses dan kaya raya.
Itulah yang dilakukan oleh Ayub Nurhadi dan keluarganya. Mereka bekerja keras membangun bisnis kuliner hingga sukses. Saat ini, keluarga Ayub sudah punya tiga bisnis, yaitu serabi solo, ikan, dan cilok kuah.
Bisnis itu sudah lama dijalani oleh keluarga Ayub. Didirikan oleh orangtuanya sejak 1993. Kini, Ayub turut mengelola bisnis yang sidah jalan lebih dari tiga dekade tersebut.
" Jadi kan saya kalau ditinggal, jadi saya ya bisa dibilang penerus lah. Iya, turun-temurun," kata Ayub, dikutip dari merdeka.com.
Bisnis Ayub dan keluarga selalu mendatangkan laba. Ayub mengatakan bahwa bisnis yang digeluti memang menjanjikan. Banyak tetangganya yang membangun bisnis serupa juga sukses.
" Alhamdulillah mas, usaha ini menjanjikan ya. Banyak tetangga juga yang usaha kayak gini juga rata-rata sukses Alhamdulillah," ungkap dia.
Ayub menambahkan, saking suksesnya banyak warga di kampung lain yang merasa iri. Ayub bahkan sampai dituduh selalu meraup untung besar karena memiliki pesugihan.
" Tapi kebanyakan orang di luar daerah sini itu, enggak tahu sirik apa gimana, itu sampai bilang. 'Ah itu banyak orang sana nyupang (pesugihan). Ngomongnya ini itu, pakai tuyul, pakai pesugihan babi ngepet," cerita Ayub.
Dia memastikan kekayaannya bukan karena pesugihan. Dia sukses karena mampu memutar roda bisnis dengan cara tepat. Ayub mengaku saban hari mampu menjual dua hingga tiga kwintal ikan.
" Ya bisa berapa kwintal itu ya. Bisa dua sampai tiga kwintal per harinya mas," ungkap pengusaha sukses tersebut.
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series