Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Pemerintah Akan Melarang Terbang Pesawat Boeing 737 Max 8 Secara Permanen? (Foto: Shutterstock)
Dream – Pemerintah menetapkan pelarangan permanen untuk pengoperasian pesawat Boeing 737 Max 8 di Indonesia. Sebelumnya, Kementerian Perhubungan hanya memberikan jangka waktu seminggu larangan terbang untuk keperluan pemeriksaan.
Larangan permanen juga sudah dilakukan oleh otoritas penerbangan Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA).
“ Ban (larangan) permanen sampai ada suatu arahan internasional. Pagi ini, FAA sudah melakukan otoritas penerbangan Amerika Serikat, FAA,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, kepada Merdeka.com, di Bandara Depati Amir, Bangka Belitung, dikutip dari Merdeka.com, Jumat, 14 Maret 2019.
Budi mengatakan, saat ini, pemerintah masih mengecek Boeing 737 Max 8 yang ada di Indonesia. Jika tim perhubungan udara menemukan permasalahan di mesin pesawat, pemerintah akan memanggil Boeing untuk dimintai penjelasan.
Keputusan pelarangan selamanya dimungkinkan setelah pemerintah mengkaji penjelasan dari pihak Boeing.
“ Tentu kita komunikasi. Kalau menemukan sesuatu, kita harus memberikan kesempatan Boeing untuk menjelaskan. Jadi, tidak langsung,” kata Budi disinggung soal kemungkinan melarang permanen penggunaan pesawat Boeing 737 Max
Budi memastikan segala perkembangan dan keputusan sudah dan akan dikomunikasikan dengan pihak maskapai pemakai Boeing di Tanah Air. Selama ini, para pengelola maskapai penerbangan di Tanah Air juga menekankan faktor keselamatan penumpang sebagai prioritas utama.
“ Kami intens dengan Garuda Indonesia dan Lion Air komunikasi dan mereka komit dengan apa yang kami putuskan karena ini menyangkut keselamatan,” kata dia.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya