Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Bitcoin menjadi salah satu mata uang kripto yang paling diminati masyarakat luas dalam berinvestasi. Nilainya yang kian naik membuat daya tarik tersendiri.
Bitcoin diciptakan oleh seseorang dengan identitas samaran bernama Satoshi Nakamoto. Pencipta bitcoin dengan nama samaran ini memiliki kekayaan bersih yang diperkirakan mencapai US$73 miliar atau sekitar Rp1.040 triliun, dengan kepemilikan crypto di 750.000 wilayah hingga 1,1 juta BTC.
Satoshi Nakamoto sekarang menjadi orang terkaya ke-15 di dunia setelah cryptocurrency baru-baru ini meningkat.
Harga bitcoin yang terus meningkat membuat Nakamoto diperkirakan akan masuk ke dalam daftar 10 orang terkaya di dunia, dengan kekayaan bersih setara dengan investor Warren Buffett.
Nakamoto menggambarkan visi mereka untuk mata uang digital peer-to-peer dalam kertas putih pada tahun 2008, sebelum meluncurkan bitcoin beberapa bulan kemudian pada Januari 2009.
Setelah berkolaborasi dengan pengembang lain dalam proyek tersebut selama hampir dua tahun, Nakamoto menghilang dan akunnya belum aktif kembali.
Tercatat forum terakhir Satoshi Nakamoto diunggah pada tanggal 12 Desember 2010, dan saat itu ia masih aktif merespons beberapa email yang masuk.
Lalu setelahnya, Nakamoto pun menghilang untuk selamanya. Menurut kabar yang beredar, Nakamoto meminta Gavin Andresen agar mengabaikan anonimitasnya apabila membahas mengenai Bitcoin di hadapan publik.
Beberapa dompet bitcoin yang diyakini milik Nakamoto juga belum tersentuh, dengan nilainya yang sudah meningkat lebih dari 10 juta persen sejak terakhir digunakan.
Misteri seputar identitas asli Nakamoto tetap belum terpecahkan, meski bukti tidak langsung menunjukkan beberapa kandidat potensial.
Selain Nakamoto, ada beberapa nama lain yang diduga sebagai pencipta Bitcoin.

Seperti Hal Finney, pioner kriptografi yang pernah menerima bitcoin melalui transaksi online dan banyak upaya dilakukan untuk menghubungkan aktivitas onlinenya dengan aktivitas Nakamoto.
Tapi Finney membantah jika dirinya sebagai pencipta cryptocurrency dan menolak untuk buka suara, sampai akhirnya ia tutup usia karena amyotrophic lateral sclerosis (ALS) pada Agustus 2014.
Sebuah majalah Newsweek yang terkenal, juga pernah mengklaim telah membuka kedok penemu bitcoin, pada Maret 2014.
Majalah ini mengklaim bahwa ilmuwan komputer dari Jepang-Amerika, Dorian Satoshi Nakamoto adalah dalang dibalik semuany. Namun artikel itu langsung dibantah setelah diterbitkan.
Pada tahun 2015, programmer asal Australia, Craig Wright mengaku dirinya adalah Satoshi Nakamoto. Namun, klaim ini ditolak sebagian besar tokoh senior dalam industri kripto.
Beberapa hari setelah menyatakan dirinya sebagai penemu bitcoin, Wright mencabut klaimnya dan mengunggah permintaan maaf di situs webnya.
Sumber: Independent.co.uk
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
